Satpol PP Kota Batu, Nunggu Berita Dari Media Untuk Menindak PKL Alun-alun Kota Batu

0
299

Kota Batu, Bratapos.com – Diberitakan sebelumnya oleh Media Brata Pos dan banyaknya kritikan terkaitnya kondisi Alun-alun yang semakin kumuh, akhirnya Satpol PP Kota Batu bertindak cepat. Puluhan Petugas dari Trantib memberikan teguran dan himbauan. Satu persatu, pedagang yang berjualan di trotoar seputaran Alunalun didatangi petugas Trantib.

“Hari ini kita masih fokus di seputaran Alun-alun dulu. Kami melakukan teguran dengan mendatangi satu persatu para PKL ini. Tujuannya, agar mereka tidak berjualan lagi. Kita memberikan toleransi boleh berjualan, terhitung selama tiga hari, dan ini hari pertama. Jadi sampai dengan hari Sabtu (7/7/18) mendatang jika mereka (PKL) itu tetap membandel, maka dengan terpaksa kita menyita barang dagangannya,” kata Yopi Supriadi Kabid Gak Mada.

Maka dari itu, lanjut Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Pemkot Batu ini menambahkan, situasi dan kondisi Alun-alun Kota Batu ini semakin hari semakin meriah saja. Hampir tiap hari, berdatangan para PKL baru yang berjualan, bahkan kini mereka sudah membentuk semacam komunitas.

Seperti diketaui, Seiring pesatnya Batu sebagai kota wisata no 2 setelah Bali memang menjadi daya tarik sendiri bagi pedagang baik dari masyarakat Batu sendiri maupun luar Batu. Tapi harus diketahui fungsi awal adalah sebagai ruang terbuka publik, tempat berinteraksi, tempat hiburan, tempat bermain, baik anak anak, remaja maupun orang tua. Alun alun Batu saat ini kondisinya berubah drastis.

Menanggapi hal itu, Anggota Dewan dari Partai PKB Sudiono memberikan pernyataan cukup bijaksana. Dia sangat memaklumi peradaban yang berkembang pesat di Kota Batu.

“Alun-alun sudah disediakan tempat khusus untuk merokok, artinya kebersihan harus benar-bebar dijaga. Fungsikan tempat sampah. Sejak awal dibangun para pedagang dilarang masuk supaya tidak terkesan kotor & kumuh. Bila saat ini banyak pedagang yang di terotoar bahkan masuk ke area alun-alun, maka Satpol pp seharusnya dari awal sudah menertibkan jangan sampai sudah banyak baru ditertibkan. Karena bagaimanapun juga Alun-alun harus dibersihkan dari pedagang kaki lima. Selain itu, dinas terkait harus memberikan solusi, agar para pedagang kecil juga bisa berjualan. Jadi harus ada win win solusion,” pungkasnya. (Ardian )

Facebook Comments