Anggota Dewan Batu Kritisi Kumuhnya Alun-alun

0
407

Kota Batu, Bratapos.com – Didengung dengungkan sebagai Kota Wisata, Batu masih harus berbenah lagi. Alun alun yang selama ini menjadi Ikon Kota Wisata Batu layak dipertanyakan.

Betapa tidak, saat ini kawasan yang dulunya indah sebagai wisata keluarga, kini menjadi kumuh memprihatinkan. Hal itu terjadi karena banyaknya pedagang yang berjualan di seputaran Trotoar Alun-alun Batu.

Anggota Fraksi Keadilan Nurani Nasional (PKS) Ludi Tanarto tidak menampik hal itu. Menurutnya Alun-alun Kota Batu saat ini kondinya sangat kumuh.

“Ya memang kondisinya memprihatinkan, kumuh dan tidak tertata. Jika dibiarkan, lama-lama akan jadi Pasar. Seharusnya semuanya saling menjaga, terutama pedagangnya. Karna kalau kondisinya begitu terus, lama-lama Wisatawan akan enggan datang ke Alun-alun. Nanti yang rugi kan masyarakat sendiri (pedagang),” tutur pria yang juga Anggota Komisi C, yang membidangi LH, Kesehatan, Pendidikan, Pembangunan.IMG-20180704-WA0042Ludi juga menambahkan, disamping kumuh, Alun-alun Batu semakin macet, pasalnya banyak ruang kosong untuk pejalan kaki, fungsinya dialihkan menjadi tempat parkir, sehingga semakin semrawut, sambungnya.

Di tempat terpisah, Sampurna Anggota Fraksi PDIP mengkritisi lebih keras lagi. Dirinya menganggap Satpol PP tidak bisa menertibkan dan menegur para pedagang.

“Seharusnya Satpol PP dan Dinas terkait ikut menertibkan para pedagang. Jangan diberi kebebasan, sehingga kesannya tidak indah lagi. Tempat jualan sudah disediakan, tempat parkir sudah disediakan, ini di depan masjid juga banyak pedagang. Kembalikan fungsi Alun-alun sebagai tempat Wisata keluarga, biar tetap indah dan tertib. Atau kalau perlu Perdanya direvisi,” ujarnya dengan kesal. (Ardian)

Facebook Comments