PN Gresik, Dipenuhi Massa PSHT

0
108

Gresik, Bratapos.com – Ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Gresik dipenuhi puluhan massa dari perguruan Pesilat Setia Hati Teratai (PSHT) kemarin, (28/6/18). Kedatangan mereka untuk menyaksikan sidang perdana atau pembacaan dakwaan pada pelaku penganiayaan terhadap seorang Satpam yang juga anggota Pesilat Setia Hati Teratai.

Kedatangan puluhan pendekar silat di ruang sidang Pengadilan Negeri Gresik itu mendapat pengawasan ketat dari petugas kepolisian. Terdakwa Ruly Triwahyu Widyastono, warga Cerme hanya bisa pasrah saat duduk di kursi pesakitan PN Gresik dan melihat ruang sidang dipenuhi anggota PSHT.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dicky membacakan dakwaannya, dihadapan ketua majelis hakim Putu Gede Hariadi. Dalam dakwaannya terdakwa menganiaya korban Gatot Dwi Wibowo seorang Satpam, di PT Sinergi Informasi Semen Indonesia luka dileher dengan cara disilet. “Korban Gatot merupakan seorang pendekar silat warga Pesilat Setia Hati Teratai,” kata Jaksa.IMG_20180701_112222Selesai membacakan dakwaannya dilanjut dengan keterangan saksi yang menghadirkan 3 saksi dari anggota PSHT yang dianggap mengetahui kasus penganiayaan, 4 April lalu. “Korban merupakan teman kerja terdakwa Ruly, terdakwa menganiaya hanya gara-gara galon air kosong di pos Satpam,” kata saksi.

Meskipun ruang sidang dipenuhi massa dari Pesilat Setia Hati Teratai, proses persidangan berjalan lancar. Sidang dilanjut pekan depan, dengan agenda mengadirkan saksi. (jml)

Facebook Comments