Pedagang Asal Probolinggo Dikejar Petugas Hingga Bogor

0
78

Surabaya, Bratapos.com – Nuraini Suprapti (34) warga Jalan Bromo, Kabupaten Probolinggo melaporkan MR (24) pelaku penculik bayinya ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Atas laporan korban tersebut Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan cepat membentuk tim untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga menculik bayi korban.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Antonius Agus Rahmanto dengan didampingi Kapolsek Asemrowo Kompol Achmad Faisol Amir dan Kasat Reskrim Tinton Yudo Riambodo mengatakan, pelaku penculikan bayi tersebut tak lain teman akrab korban sesama pedagang.

“Penculikan bayi ini berawal dari pelaku yang dimintai tolong oleh korban untuk menjaganya dikarenakan korban hendak balik ke Probolinggo untuk mengambil barang yang tertinggal” ucap AKBP Antonius Agus Rahmanto, saat pers release pada Selasa (26/06/18).IMG-20180627-WA0071Lanjut Agus, “Setelah kembali dari Probolinggo korban kebingungan mencari bayinya yang sebelumnya dititipkan kepada temanya yang saat itu menginap di Hotel Walisongo, korban pun berusaha untuk menghubungi nomor pelaku namun tidak aktif” jelasnya.

Atas kejadian tersebut petugas pun melakukan pengejaran terhadap pelaku penculikan bayi laki-laki selama dua minggu.

Selain itu, Kasat Reskrim AKP Tinton Yudo Riambodo menambahkan “pengejaran terhadap pelaku membuahkan hasil, pelaku pun berhasil kami amankan di Bogor bersama dengan bayi korban” tambahnya.

Selain amankan pelaku petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa FC surat nikah, satu lembar KTP an. M. Farhan Akbar, dan satu lembar foto korban.

Atas perbuatanya pelaku dijerat dengan pasal 83 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun dan paling singkat 3 tahun penjara serta denda paling sedikit Rp. 60.000.000 dan paling banyak Rp 300.000.000. (ifn/bnd)

Facebook Comments