Ombak yang Tinggi, Tak Menyurutkan Warga Sampang Untuk Berwisata

0
123

Sampang, Bratapos.com – Deburan ombak menghantam tembok pantai camplong, Kecamatan camplong, Kabupaten Sampang siang  (17/6/18), perkiraan kondisi ombak Selat Madura yang akan berangsur normal ternyata masih meleset. Para pedagang yang berada di bibir pantai terdampak besarnya ombak dan tidak bisa membuka daganganya.

Seperti yang terpantau di Pantai camplong, Kecamatan camplong siang (17/06/18). Deburan ombak masih sangat tinggi dan bisa menjangkau dinding plengsengan setinggi dua meter. Bahkan, saking kerasnya hantaman ombak itu sampai muncrat setinggi orang dewasa.

Namun antusias warga Sampang untuk bisa berwisata masih begitu banyak karena masih menikmati liburan hari raya Idul Fitri memadati pantai camplong. Aangin yang begitu kencang dan deburan ombak yang begitu tinggi tidak menyurutkan pengunjung untuk berwisata di pantai Camplong. Ombak ternyata tetap tinggi Karena itu, bila kondisi cuaca tetap seperti tidak bersahabat saat ini, tetap melakukan imbauan larangan untuk mandi di lautan.

“Hal ini demi menjaga keselamatan para pengunjung. Kalau tetap seperti ombaknya ini, ya kita larang,” jelasnya Agus JB dari TNI AL.IMG-20180617-WA0036Sesuai data laporan cuaca tidak bersahabat karena ombak yg begitu tinggi dan angin yg begitu kencang kira-kira + -15 knot kekuatan hembusan angin, sambngnya)

saat ini  kondisi perairan di pantai Camplong Selatan memang tidak normal. Kondisi ini cenderung berpotensi bahaya untuk kegiatan wisata, terutama pada anak di bawah umur di karenakan suka mandi di laut, khususnya pada orang tua supaya bisa menjaga dengan baik putra putrinya supaya tidak di biarkan mandi di laut demi keselamatan bersama.

kondisinya tidak normal dan membahayakan,” ucapnya Maskur dari Pol AIR Polres Sampang.

Untuk menjaga kemungkinan terburuk, mengimbau agar warga khususnya pengunjung untuk tidak mendekati bibir pantai atau bermain di pantai. “Pengunjung objek wisata di Pantai camplong supaya hati-hati dan tidak mendekati bibir pantai,” terangnya. (ryn/far)

Facebook Comments