Tim “Black Panther” Siap Mengamankan Kota Pudak

0
88

Gresik, Bratapos.com – Setelah terjadinya teror bom di Kota Surabaya Kopolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro langsung membentuk tim yang dinamakan “Black Panther” yang berjumlah 45 anggota. Ke 45 anggota itu diambil dari Satreskrim dan Satsabhara Polres Gresik. Black Panther ini untuk menekan angka kriminalitas di kota Pudak.

Setelah resmi terbentuk, Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro membawa pasukan bersepeda motor dan berpakaian serba hitam mendatangi kantor Bupati Gresik, Kamis (17/5/18). Kedatangan petugas itu mengkagetkan seisi kantor Bupati. Pasalnya polisi yang berpakain serba hitam ini tidak biasanya.

Para pasukan serba hitam tersebut memarkir motor trail di tempat parkir yang tidak biasanya yaitu tempat parkir khusus VVIP. Dengan bersenjata laras Panjang dan pendek serta pelindung helm dan rompi anti peluru langsung menaiki tangga menuju lantai II di mana Bupati, Wabup dan Sekda Gresik berkantor. Saat itu Bupati Sambari Halim Radianto tengah memimpin rapat di ruang Graita Eka Praja langsung keluar. Kebetulan rapat memang sudah usai.

Ketika itu, Kapolres langsung mendatangi Bupati di pintu ruang rapat. Setelah berdiskusi sebentar, Bupati mengikuti Kapolres turun menuju lantai I. Bupati mengajak Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim dan Sekda Gresik Djoko Sulistio Hadi.

Belum sampai kelantai bawah, pasukan menghentikan langkah. Seketika itu pasukan serba hitam mengajak Bupati, Wabup dan Sekda Gresik berfoto di tangga. Tak puas sampai disitu, Kapolres Bersama pasukan mengajak foto Bersama Bupati di Halaman Kantor Pemkab Gresik.

“Saya sangat bangga atas kinerja Polres Gresik yang lebih pro aktif dalam pengamanan wilayah. Untuk saat sekarang ini, pengamanan dengan mengendarai motor sangat efektif, karena bisa lebih menjangkau pada tempat-tempat yang luas dan spesifik. Saya sangat mendukung dan berharap kegiatan patrol motor ini lebih intens” katanya didampingi Wabup dan Sekda.DSC_0109Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro mengatakan, bahwa pasukan bermotor yang berseragam hitam ini memang baru dilaunching pagi ini.

“Pasukan khusus ini kami namakan Black Panther yang berjumlah 45 anggota. Pada pasukan ini ada 14 orang Polwan dan 31 polisi laki-laki yang siap mengamankan masyarakat untuk melaksanakan ibadah Ramadhan” katanya.

Menurut Kapolres, sebelum melaksanakan tugas pengamanan kamtibmas keliling Gresik. Pihaknya sengaja datang membawa semua pasukan Black Panther untuk menghadap Bupati dan Wakil Bupati untuk sekedar kulonuwon.

“Inilah pasukan Black Panther yang siap mengamankan wilayah Gresik selama bulan Ramadhan. Kami akan melakukan berbagai Razia mulai miras, prostitusi, warung-warung yang terindikasi remang-remang. Kami memastikan semuanya aman terutama menjelang sampai selesainya Pilkada, Pileg dan Pilpres.” ungkapnya Kapolres yang memimpin sendiri pasukan tersebut.

Kapolres menambahkan, selain dilengkapi senjata laras panjang dan pendek tim Black Panther itu juga dilengkapi sepeda moto trail sebanyak 20 unit serta 1 mobil operasional.

“Tim ini akan melakukan operasi rutin di permukiman warga baik kampung dan perumahan. Selain menindak tegas, tim ini juga akan menindak tegas pelaku kriminal, juga akan menindak tegas kelompok-kelompok yang terindikasi radikal,” tutup Kapolres. (jml)

Facebook Comments