Presiden RI Perintahkan, Kapolri Untuk Bongkar Jaringan Radikalisme

0
60

Surabaya, Bratapos.com – Dengan terjadinya aksi teror yang terjadi di tiga Gereja di Surabaya Jawa Timur, Presiden Joko Widodo mengecam atas tindakan yang sudah dilakukan oleh para pelaku bom bunuh diri.

“Tindakan teroris kali ini sungguh biadab dan diluar batas kemanusiaan yang menimbulkan korban dari masyarakat, anggota kepolisian dan juga anak-anak yang tidak berdosa” katanya pada awak media saat press confers di RS Bhayangkara, pada Minggu (13/0518).

Dalam aksinya otak pelaku juga menggunakan dua anak berumur kurang lebih 10 tahun yang tak lain anak kandungnya yang digunakan untuk melakukan bom bunuh diri.IMG-20180514-WA0001Terorisme ialah kejahatan terhadap kemanusiaan yang tidak berkaitan dengan agama apapun, semua ajaran agama menolak terorisme apapun alasanya.

Dalam penyampaiannya Presiden Joko Widodo turut berduka cita atas jatuhnya korban bom bunuh diri yang terjadi di kota Surabaya ini.

“Tak ada kata yang dapat menggambarkan betapa dalam rasa duka cita kita, semuanya atas jatuhnya korban akibat serangan bom bunuh diri” ucap orang nomor satu di Indonesia.

Selain itu dirinya juga memerintahkan kepada Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan terorisme yang ada di Indonesia terutama untuk jaringan yang ada di Jawa Timur.

“Saya perintahkan kepada Kapolri untuk membongkar jaringan para pelaku sampai ke akarnya, saya juga mengajak kepada masyarakat untuk bersama sama memerangi terorisme” tutup Presiden Joko Widodo(Irf, Bnd.

Facebook Comments