Pengeboman Surabaya, Disinyalir Kelompok Pendukung Teror Di Surabaya

0
151

Surabaya, Bratapos.com – Dengan adanya pengeboman di tiga Gereja di Surabaya Jawa Timur, para penjabat tinggi Negara turun kelapangan untuk melakukan peninjauan di tiga titik kejadian yang tengah banyak memakan korban.

Hadir dalam peninjauan yang diketahui yakni Kapolri Jendral Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Kopolhukam Wiranto, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, serta Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

Dalam penyampainya saat Perss Confers Kapolri Jendral Tito Karnavian mengatakan para pelaku bom bunuh diri di tiga Gereja di Surabaya Jawa Timur merupakan satu keluarga yang terdiri dari suami, istri dan empat anaknya yang kini teridentifikasi atas nama Dita Soepriarto (48) suami, Puji Kuswati (43) istri, Yusuf Fadhil (18), Firman Halim (16), Fadhila Sari (12) dan Pamela Rizqita (9), mereka tinggal di satu rumah di Wonorejo Asri, Rungkut Surabaya, Jawa Timur.

“Kita semua berduka sedalamnya atas insiden ini ada tiga gereja yang diserang oleh kelompok pelaku teror, dan bapak Presiden memerintahkan untuk dilakukan investigasi secepat mungkin dan dituntaskan” ucap Kapolri saat press confers di RS Bhayangkara, pada Minggu (13/05).IMG-20180514-WA0004Sebelum melakukan aksinya Dita sempat menurunkan istrinya dan kedua anak perempuanya di Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro, dalam aksinya Puji dan kedua anaknya melilitkan bom dibagian pinggangnya.

“Dita sendiri melakukan pengeboman seorang diri di Gereja Pantekosta di Jalan Arjuna, dirinya melakukan bom bunuh diri dengan cara menabrakkan mobil yang sudah diisi bom” kata Jendral Tito.

Sedangkan bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Santa Maria di Jalan Ngagel dilakukan oleh kedua anak laki-laki Dita, keduanya gunakan bom yang dipangku dengan mengendarai motor.

“Semua adalah serangan bom bunuh diri cuman jenis bomnya yang berbeda, kelompok ini tidak lepas dari kelompok yang bernama Jemaah Ansharut Tauhid (JAT) Jemaah Ansarut Daulah (JAD) yang merupakan pendukung utama ISIS di Indonesia, JAT ini dipimpin dan didirikan oleh Aman Abdurahman yang sekrang ditahan di Mako Brimob” jelentrehnya.

Sementara itu untuk kelompok pelaku satu keluarga ini masih ada kaitannya dengan sel JAD yang ada di Surabaya dan Dita sendiri sebagai ketua JAD Surabaya. (Irf, Bnd)

Facebook Comments