Surabaya Berduka, Menjelang Pesta Demokrasi

0
12

Surabaya, Bratapos.com – Bersamaan dengan pengajian akbar dan doa bersama yang dilaksanakan di depan Mapolda Jatim, aksi yang diduga dilakukan teroris kembali terjadi di Surabaya.

Info yang kami terima untuk sementara korban yang meninggal dunia ada 9 orang dan yang di rawat di rumah sakit 40 orang. Minggu (13/5/18).

Ledakan yang diduga berasal dari bom bunuh diri terjadi di tiga tempat, yakni di depan Gereja Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel utara, Gereja GKI Diponegoro, dan Gereja GPPS Sawahan di Jalan Arjuno, Surabaya. Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.00 WIB saat Jemaat melakukan ibadah.IMG-20180513-WA0020Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, kronologi ledakan bom di tiga tempat itu ialah diduga pelama menyamar menjadi jemaat Gereja. Kemudian meledakkan dirinya sendiri hingga mengenai sejumlah korban.

“Pelaku pura-pura ingin masuk gereja, tapi kenyataannya mereka melakukan seperti itu,” ujarnya.

Untuk tahapan awal, Frans mengatakan, pihaknya sudah menutup seluruh tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki proses kejadian. Dari keterangan yang dihimpun, salah satu korban yang tewas diduga pelaku ledakan bom bunuh diri. Sementara satu orang lainnya merupakan jemaah gereja.

“Sedangkan belasan orang yang terluka parah merupakan jemaah gereja dan polisi yang sedang berjaga di kawasan, baik korban yang meninggal dunia dan terluka saat ini dibawa ke Rumah Sakit Dr Soetomo Surabaya,” pungkasnya. (ifn/bnd)

Facebook Comments