Jihandak Polda Jatim, Amankan Tas Mencurigakan DI Gresik

0
27

Gresik, Bratapos.com – Sebuah tas mencurigakan yang diduga berisi bom ditemukan oleh warga di Jalan KH Zubair, Desa Pulo Pancikan, Gresik yang letaknya tidak jauh dari Markas Polres Gresik maupun tempat ibadah Klenteng.

Polres Gresik yang menerima laporan dari warga langsung mendatangkan tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) dari Polda Jatim untuk mengamankan tas mencurigakan tersebut. Sabtu, (12/5/18).

Tim Jihandak dari Polda Jatim yang tiba ditempat langsung mensterilkan lokasi kejadian. Warga sekitar diminta menjauh 100 meter dari lokasi penemuan tas. Awak media yang meliput pun dilarang untuk melakukan pengambilan gambar saat proses penanganan.

Terlihat tim Jihandak berpakaian anti ledak memeriksa serta melakukan pendeteksian tas mencurigakan yang diduga berisi bom. Usai memeriksa, tas tersebut langsung dibawa menuju mobil Gegana Polri, dan dibawa ke Polres Gresik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.IMG-20180513-WA0030 Imron (67) salah seorang warga yang merupakan saksi pertama kali menemukan tas mencurigakan tersebut mengatakan bahwa, kecurigaanya berawal lantaran tas yang dibiarkan begitu saja itu kondisinya masih baru. Dugaan warga mulai menguat lantaran terlihat dari saku samping tas ada kabel yang menjulur keluar mirip rangkaian bom. Warga menduga, tas tersebut diletakkan sekitar jam 3 sore lantaran pagi dan siang hari tas tersebut belum ada.

“jam 3 sore, saat saya mau ngecek rumah, tau tau kok ada tas dekat pos kok ada kabelnya, saya coba tanya ke warga sekitar tidak ada yang tahu, langsung saja saya laporan ke Polres” Kata Imron, saksi mata.

Imron menambahkan, kecurigaannya bertambah lantaran kondisi tas masih bagus dan baru sehingga tidak mungkin ditaruh begitu saja disini.

“tasnya itu kondisi baru dan di sampingnya ada kabelnya, jadi saya tidak berani mendekat, ciri cirinya tas ransel warna biru” tambahnya.

Sementara itu Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, setelah melakukan pemeriksaan dan pengecekan oleh tim Jihandak Polda Jatim, diketahui tas tersebut diduga adalah milik orang Bawean.

Mantan Kapolres Bojonegoro ini mengatakan bahwa di dalam tas tersebut terdapat mouse computer, carger laptop, jamu, pakaian, dan makanan. Dugaan sementara, tas tersebut adalah milik penumpang kapal asal Bawean yang berisi laptop yang dicuri Laptopnya, sementara tasnya dibuang begitu saja.

“Untuk temuan tas tersebut berisi baju, carger laptop, mouse, jamu, pakaian dan makanan, kemungkinan besar ini adalah Kriminalitas karena laptopnya tidak ada, yang ada hanya cargernya, dan kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” Kata Kapolres Gresik, Minggu, (13/5/18).

Ditanya adanya indikasi teror bom seperti di tempat lainnya, Kapolres Gresik mengatakan bahwa tim Intel Polres Gresik sudah melakukan penyelidikan dan memang hasilnya seperti apa yang sudah disampaikan. (ml)

Facebook Comments