Serang Kehormatan Korban, Warga Prambangan Divonis 3 Bulan

0
75

Gresik, Kasus memasang banner di tanah yang menjadi sengketa antara Felix Soesanto dengan Ayuni dengan tulisan menghina kepada Felix yang dilakukan oleh kedua terdakwa Kholis (38) warga Jl. Mayjen Sungkono 5A Desa Prambanan, dan terdakwa Suliono (51) warga Jagongan Kelurahan Gulumantung Kebomas, duduk dikursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Gresik.

Kedua terdakwa tersebut duduk di kursi pesakitan lantaran Felix tak terima namanya dihina setelah itu Felix melaporkan ke Polres Gresik. Kemarin Senin (30/4/18) kedua terdakwa menjalani sidang dengan agenda sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik.

IMG-20180502-WA0004

Sidang yang diketuai oleh majelis hakim Agung Ciptoadi satu persatu secara bergantian membacakan amar putusannya. Dihadapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Gresik, Alifin N Wanda dan kedua terdakwa hakim terus membacakan. Dalam amar putusannya pada hari Selasa tanggal 13 Desember 2016 sekitar pukul 13.00 WIB bertempat di lahan pergudangan PT. Bumi Benowo yang beralamat di Desa Prambangan, kedua terdakwa dinilai telah melakukan tindak pidana dengan cara menyerang kehormatan atau nama baik seseorang yang dilakukan melalui tulisan, foto korban yang dipertunjukkan ke muka umum.

“Mengadili kedua terdakwa terbukti secara sah melakukan tindak pidana dengan cara membuat foto dan banner berisi tulisan menghina. Para terdakwa dijatuhi sesuai pasal 310 ayat (2) KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP menjatuhi pidana selama 3 bulan dan masa percobaan selama 6 bulan,” ucapnya.

Meskipun begitu, putusan hakim belum berkekuatan hukum tetap atau inkrah. Pasalnya kedua terdakwa dan JPU mengambil sikap pikir-pikir.

Alifin N Wanda Jaksa Penuntut Umum saat keluar dari ruang sidang, dirinya mengambil sikap untuk pikir-pikir selama 7 hari. Atas vonis hakim yang menjatuhi 3 bulan dan masa percobaan 6 bulan perlu dilaporkan dulu pada pimpinan.

“Kemungkinan besar saya akan banding. Karena vonis hakim jauh dari tuntutan yang sidang sebelumnya,” (jml)

Facebook Comments