Kemeriahan Masyarakat Dalam Acara Ruwat Desa Sedengan Mijen Krian

0
67

Krian, Bratapos. com, – Memang sudah menjadi tradisi berpuluh-puluh tahun dalam suatu Desa mengenai acara ruwet Desa, Seperti halnya yang di lakukan oleh pemerintah Desa Sedengan Mijen ini, yang di dukung masyarakat Sedengan Mijen secara keseluruhannya.

Tepatnya pada hari Jum’at tanggal 27/04/2018, pukul 07.00 WIB. BABINSA dan BABINKABTIBMAS Kecamatan Krian Bersatu padu mengawal jalannya Acara RUWAT DESA yang diselenggerakannya oleh Desa Sedengan Mijen yang di ikuti masyarakat sekitar mulai pukul 07.00 s/d selesai pukul 11.00 WIB,warga tumpek blek yang terpusat di lapangan Desa Sedengan Mijen, Krian.

Adapun kegiatan RUWAT DESA Sedengan Mijen masyarakat banyak menampilkan berbagai hasil bumi dengan bermacam-macam hasil bumi. tanaman berupa buah-buahan serta sayur-sayuran dan itupun diarak dari Balai Desa menuju lapangan sepak bola Desa Sedengan Mijen yang sempat membuat jalanan macet, karena dilalui arak-arakan pawai tersebut.

Berkat ketanggapan aparutur pemerintah khususnya POLRI yang di bantu para BABINSA dan kawan-kawan pimpinan PELDA SUKADI yang ikut mengamankan pawai tersebut, sehingga jalan raya dapat berjalan dengan lancar tanpa menimbulkan kemacetan yang signifikan,karena pengamanan Kirab Budaya sangat kompak.

IMG-20180428-WA0045
Dalam rangka Ruwat Desa Sedengan Mijen, yang di pimpin langsung Kepala Desa Sedengan Mijen Bpk.HASANNUDIN.S,Ag dan juga dihadiri oleh para tokoh PEMDA diantarannya Bapak Bupati Sidoarjo karena berhalangan maka di wakili oleh wakil Bupati, Camat Krian, Forpimka Krian, tokoh agama, tokoh adat tokoh masyarakat dan para pimpinan eleman masyarakat Banser, Ansor dan masih banyak lagi.

Ada yg unik dalam penampilannya tumpeng raksasa kali ini, umumnya tumpeng terbuat dari nasi, tapi kali ini tumpengnya tumpeng tempe yang ukuranya 7 Meter sehingga diakhir acara seluruh masyrakat Desa Sedengan mijen dapat menikmatinya secara gratis. Sehingga ada salah satu masyrakat ibu-ibu berkata ” nek isok yo mbok ngene terus kan rakyate makmur geh pak, wes talah sesok mugo-mugo tak dongakno lurahe pancet wae ben isok ngrasakne dadi wong cilek” demikian pungkasnya salah satu warga sedengan Mijen yang tidak mau di sebut namanya.

(CAN/AUL)

Facebook Comments