GP Ansor Sidoarjo, Dukung Pemberantasan Narkoba

0
212

Sidoarjo, Bratapos.com – Genderang menumpas peredaran narkotika dan minuman beralkohol ilegal ditubuh Polresta Sidoarjo. Gerakan Pengurus Ansor Kabupaten Sidoarjo mengapresiasi langkah Polresta Sidoarjo serta Polsek jajarannya yang telah berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba dan peredaran minuman keras di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Ketua Gerakan Pemuda Ansor Sidoarjo, H. Rizza Ali Faizin, mengucapkan apresiasinya kepada Jajaran Polresta Sidoarjo yang telah berhasil mengungkap dan memberantas kasus barang haram tersebut, Rabu (25/4/2018).

“Kami pihak GP Ansor dan Banser Sidoarjo siap mendukung pemberantasan narkobayang ada di Kabupaten Sidoarjo. Kami selalu siap bermitra dengan pihak kepolisian dalam melakukan pemberantasan narkoba, miras dan yang lainnya,” tandasnya.

Selain memberikan apresiasi, dalam acara Pers rellease hasil ungkap kasus Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2018 di halaman Mapolresta Sidoarjo. Rizza juga  menambahkan jika wilayah Kabupaten Sidoarjo cukup besar peredaran narkobanya, hal itu dikatakan Rizza dikarenakan Sidoarjo mempunyai Bandara Juanda Internasional dan Terminal Bungurasih, inilah yang sangat perlu diwaspadai terkait peredaran miras maupun narkoba.

“Mari masyarakat Sidoarjo untuk selalu peka serta peduli terhadap saudara kita masyarakat Sidoarjo yakni dengan cara memberikan informasi adanya peredaran narkoba di wilayahnya, memberantas peredaran miras dan narkoba,” harapnya.

Selain dukungan dari GP Ansor Sidoarjo, di waktu dan tempat yang sama Tokoh Ulama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) kabupaten Sidoarjo KH. Wakhid Harun juga menyampaikan hal yang sama. KH. Wakhid Harun berharap dengan tertangkapnya para pelaku pengedar dan para penjual miras serta narkoba tersebut membawa efek jera terhadap para pelaku berikutnya. Disarankan juga kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati terkait pengaruh barang haram ini.

“Dan yang paling penting adalah Narkoba dan Miras adalah musuh besar kita bersama dan menjadi sumber malapetaka permasalahan yang ada di masyarakat sidoarjo khususnya dan Jawa Timur pada umumnya.Mudah mudahan kedepannya semakin minim dan pada saatnya Sidoarjo steril dari obat-obatan terlarang dan Miras,” Tutup KH. Wakhid Harun, yang menjabat Ketua Komisi Fatwa MUI Kabupaten Sidoarjo. (can)

Facebook Comments