Usai Pesta Miras, Bunga Ditemukan Keadaan Telanjang Di Makam

0
368

Surabaya, Bratapos.com – Sebut saja        Bunga gadis dibawa umur ini seketika tak berdaya saat dirinya digilir oleh empat pemuda yakni MA (18) warga Wonosari, MK (26), dan YF (19) serta UM (16) ketiganya warga Sidotopo Sekolahan Surabaya.

Sebelum setubuhi korban keempat pelaku menyuruh korban untuk minum minuman keras jenis arak dicampur dengan minuman soda yang mengakibatkan korban mabuk hingga tak sadarkan diri.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Antonius Agus Rahmanto dengan didampingi Kapolsek Semampir Naufil Hartono mengatakan perkenalan keempat pelaku dengan korban berawal dari sosial media Facebook namun yang pertama kali mengenal korban ialah teman dari salah satu pelaku.

“Sebelum peristiwa terjadi para pelaku ini sempat mengajak korban untuk kopi darat (Kopdar) di warung sekitar rel kereta api Sidotopo” katanya saat ungkap kasus di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak pada Senin (23/04/18).IMG-20180424-WA0018Lalu, pertemuan keempat pelaku dengan korban terus berlanjut hingga korban diajak untuk berpesta miras didalam makam Pegirian Surabaya sampai tak sadarkan diri, tak sampai disitu mengetahui korban tak berdaya, dengan pengaruh alkohol keempat pelaku setubuhi korban secara bergiliran.

“Korban pertama kali ditemukan oleh tetangga korban dalam keadaan telanjang pada saat itu dikira sudah meninggal dunia dan atas pengakuan kedua pelaku yang sudah kami amankan pemerkosaan ini dilakukan pertama kali oleh YF yang saat ini DPO bersama dengan UM” jelas Antonius.

Terhadap dua pelaku YF dan UM yang saat ini DPO sudah teridentifikasih oleh petugas dan akan terus dilakukan pengejaran selain itu Kapolres menghimbau kepada kedua pelaku agar segera menyerakan diri.

“Kami menghimbau untuk segera menyerahkan diri mempertanggung jawabkan perbuatannya yang telah dilakukan pastinya ada catatan tersendiri ketika pelaku menyerahkan diri kepada pihak kepolisian untuk diproses secara hukum” ucap Kapolres.

Selain amankan kedua pelaku petugas juga berhasil mengamankan barang bukti milik pelaku berupa 2 botol bekas miras, 1 botol fanta, 1 lembar kaos putih, 1 buah tikar 1 buah sepasang sandal serta barang bukti milik korban 1 lembar kaos biru, 2 celana panjang, 1 potong celana, 1 potong BH.

“Untuk para tersangka dikenakan Pasal 76 D Jo. Pasal 81 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun, serta dikenakan Pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 12 tahun” tutup Antonius. (Irf)

Facebook Comments