Polsek Kertosono, Ungkap Kasus Pencurian Balok Kayu Milik PJKA

0
249

Nganjuk, Bratapos.com – Jumat, 20 April 2018 Bertempat di Mapolsek Kertosono, Jajaran Kepolisian Sektor Kertosono di dampingi oleh Humas Polres Nganjuk gelar konferensi pers terkait penangkapan enam tersangka pelaku pencurian balok kayu bekas bantalan rel milik PJKA di halaman Stasiun Kertosono, Kabupaten Nganjuk.

Kapolsek Kertosono, Kompol Abraham Sissik mengatakan, ke enam pencuri tersebut adalah HS (26), SUS (34), JL (31), HK (19), TS (33) yang kelimanya merupakan Warga Kabupaten Nganjuk dan satu pelaku lagi warga Kabupaten Jombang berinisial SW (28).

“Awalnya kami mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya beberapa orang yang memuat balok kayu bekas bantalan rel kereta api di Stasiun Kertosono dengan kendaraan pick up pada malam hari sekitar pukul 21.00 WIB pada Senin, 16 April 2018,” ungkapnya.

IMG-20180420-WA0023
Setelah menerima laporan tersebut, jajaran Unit Reskrim Polsek Kertosono bersama dengan Resmob Polres Nganjuk dan Polsuska langsung melakukan patroli gabungan untuk menyisir daerah yang kemungkinan di lewati pelaku tersebut.

“Saat melakukan patroli gabungan, pada Selasa 17 April 2018 pukul 02.00 WIB dini hari kami menemukan sebuah kendaraan pick up warna putih yang ber Nomor Polisi S 8799 ZK bermuatan 15 batang balok kayu di wilayah Kecamatan Patianrowo,” terangnya.

Dari hasil penemuan kendaraan pick up yang bermuatan balok kayu tersebut itu, team Unit Reskrim Kertosono di bantu Resmob Polres Nganjuk dan POLSUSKA kembali melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap enam pelaku pencurian balok kayu tersebut untuk selanjutnya diamankan dan di bawa ke Mapolsek Kertosono.

“Saat dimintai keterangan, keenam pelaku tersebut mencuri balok kayu milik PJKA yang berada di sekitar halaman Stasiun Kertosono dan rencananya akan dijual ke Kabupaten Jombang melalui jalan alternatif, yaitu lewat Jalan Patianrowo menuju Jatikalen kemudian menuju ke Jombang,” lanjut Abraham.

Dari akibat hasil pencurian balok kayu tersebut, pihak PJKA mengalami kerugian sekitar jutaan rupiah. Hingga berita ini diturunkan keenam tersangka telah ditahan di sel tahanan Mapolsek Kertosono dan akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan serta terancam hukuman kurungan penjara selama 7 hingga 10 tahun dibui. (Abdul Sofyan)

Facebook Comments