Demi Sang Buah Hati, Rasa Sakit Habis Melahirkan Tidak Jadi Halangan

0
142

Pamekasan, Bratapos.com  – Sejak dirujuknya bayi tanpa anus ke RS Dr. Soetomo Surabaya untuk dilakukan pengoperasian pada (11-04-2018) tanpa seorang Ibu. Akhirnya, sang Ibu bayi, Suhatiyah, warga Dusun Koberung, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, rela memberangkatkan diri meski kondisinya masih kurang sehat, Senin (16/04/2018).

Keberangkatan ibu bayi tanpa anus itu karena atas dasar perintah dari pihak RS Dr. Soetomo Surabaya, lantaran anak yang dilahirkannya itu melemas butuh ASI (Air Susu Ibu).

Suhatiyah, Ibu bayi tanpa anus menyampaikan, bahwa dirinya selama anaknya dirujuk ke RS Dr. Soetomo Surabaya, tidak pernah ikut, lantaran bekas jahit operasinya belum dibuka.

“Gak ikut mulai dulu, karena saya masih sakit yang di operasi dan karena jahitanya masih belum dibuka. Kalau sekarang sudah dibuka jahitannya,” kata Suhatiyah sembarai meneteskan air mata.

Persoalan pembiayaan dirinya yang berangkat ke RS Dr. Soetomo, dirinya diberi pinjaman mobil oleh Kades Gagan Pamekasan. “Terkait masalah pemberangkatan sekarang, mobil pinjam ke Kades Gagan,”  tuturnya.

Mengenai kondisi bayi yang diinfokan dari RS Dr. Soetomo perut sempat kembung kembali, dan terpaksa mau dilakukan pengoperasian kembali.

Terkait masalah bayinya, kemaren perutnya kembung lagi dan dari pihak rumah sakit Dr. Soetomo memberi tahu ke pihak keluarga si bayi mau di operasi perut untuk membuang kotoran, karena si bayi kurang darah.

“Terpaksa gagal operasi kemarin cuma ditambah darahnya. Namun alhamdulillah tadi malam perutnya stabil lagi sampek sekarang dan yang mau dioperasi gak jadi,” jelasnya.

Lantaran bayi itu sudah mulai membaik dan membutuhkan ASI, pihak Dokter RS Dr. Soetomo meminta ibu bayi menghampirinya.Cuma dari pihak rumah sakit, dokter RS. Dr. Soetomo meminta ibu di suruh bawa hari ini, karena si bayi butuh ASI dari ibunya,” pungkasnya. (Anton)

Facebook Comments