Penasehat Hukum Terdakwa Wahib Patahkan Tuntutan Jaksa

0
86
Terdakwa saat di ruang tahanan Pengadilan Negeri Gresik

Gresik, Bratapos.com – Lanjutan sidang tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Alifin N Wanda minggu lalu di Pengadilan Negeri (PN) Gresik mengenai kasus pencabulan terhadap kekasihnya sendiri pekan ini dilanjut pembelaan dari Penasehat Hukum (PH) Nazilatul Fitria Amri.

Pada sidang kali ini selasa (3/4/2018) Ketua Majelis Hakim Lia Herawati memberi kesempatan kepada Penasehat Hukum (PH) terdakwa Wahib bin Tarjimin untuk menyampaikan pembelaan (pledoi) atas tuntutan jaksa yang menuntut terdakwa dengan pidana penjara 6 tahun 6 bulan penjara dan denda 50 juta subsidair 3 bulan kurungan.

“Menyatakan terdakwa Wahib bin Tarjimin tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dalam dakwaan kesatu Pasal 81 ayat (1) UU No.35 Tahun 2014 dan kedua Pasal 81 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2014. Membebaskan terdakwa dari segala dakwaan. Memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, dan harkat martabatnya. Membebankan biaya perkara kepada Negara”. Cetus PH

Sementara JPU Alifin N Wanda saat keluar dari ruang sidang mengatakan, dalam pembacaan pledoinya tadi di persidangan, Penasehat Hukum terdakwa meminta agar dibebaskan dari tuntutan.

“Kita lihat nanti fakta-fakta persidangan berikutnya. Pekan depan agenda replik,” ucapnya sembari bergagas meninggalkan pengadilan.

Diluar persidangan Penasehat Hukum (PH) yang akrab disapa Ria itu sempat diwawancarai awak media dan mengatakan bahwa dirinya meminta kebebasan karena pasal yang didakwakan dan dituntutkan jaksa kepada terdakwa unsurnya tidak terpenuhi dilihat dari fakta persidangan dan ditunjang dari bukti-bukti yang diajukan dipersidangan. Ditambah lagi sudah ada perjanjian damai dan sudah ada ikatan pertunangan diantara korban dan terdakwa.

“Harapan kami agar Majelis Hakim dapat mempertimbangkan pembelaan dari kami dan membebaskan terdakwa dari segala tuntutan. Keputusan ada ditangan Majelis Hakim, kami sudah mengupayakan semaksimal mungkin dan tak lupa berdoa agar klien kami mendapat keadilan”. Tambah Ria. (jml)

Facebook Comments