Rumah sakit DR SOETOMO surabaya meminta korban

0
239

Surabaya – Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr.Soetomo Jalan Karangmenjangan Surabaya, di duga telah terjadi percobaan bunuh diri dari salah satu penunggu pasien yang nekat melompat dari lantai 3 gedung IRD RSUD dr Soetomo minggu (1/4/2018) lalu.

Menurut pengunjung pasien mengatakan, Saat itu saya lagi mengurus saudara yang sedang ditangani di IGD RSUD Dr.Soetomo, saya melihat di taman ada seorang pria yang jatuh dari lantai 3 gedung IGD, katanya. (yang tidak mau disebutkan namanya)

Pihak keamanan dan Satpol PP yang jaga di IGD melarang warga mengambil gambar korban kejadian loncatnya seorang pria yang diduga percobaan bunuh diri, jadi saya tidak bisa memberikan foto kejadian, ungkap nara sumber, Senin (2/4/18).

Saat dicoba konfirmasi untuk memastikan apakah benar terkait dugaan adanya percobaan bunuh diri pada hari minggu kemarin, awak media mendapatkan data konfirmasi yang sifat sementara jawaban kronologi kejadian dari dr. Harsono selaku Direktur Rumah Sakit Dr.Soetomo Surabaya.

Berikut balasan lewat whatsapp nya, dr. Harsono menjelaskan kronologi kejadian :

“Assalamu’alaikum Wr Wb ,,, Nuwon sewu , minggu 01 April 2018 Sj 05.30 , kluarga pasien percobaan bunuh diri lompat dari IRD lt 3 jatuh di hal dpn IRD an. MLY ( Tdk membawa identitas ) tt. Banjar Anyar Keras Kediri , luka di Dahi Kanan , Tl Ekor / Punggung patah / kaki kanan saat ini di rawat di IRD , punya kluarga yg rawat Inap di lt 2 bersalin IRD, an. Binti.N.A , Pr , 27 th , Banjar Anyar Kediri ( Rujuk’an dari RS Gambiran Kediri ). Ini mas..kronologinya..dan sdh mendapat penanganan…beliau penunggu pasien…. (mohon di tulis nama Inisial tks), jawabnya.

Diruang kerjanya, Selasa (3/4/2018) Harsono pun memberikan penjelasan secara konkrit terkait korban terjun bebas dari lantai 3 gedung IRD pada hari minggu malam.

Kami dari pihak Rumah Sakit tidak tahu menahu akan insiden tersebut, apa yang melatar belakangi niat Mly untuk melakukan percobaan bunuh diri, dia adalah penunggu pasien rawat inap ruangan bersalin, yang sebelumnya dari rujukan RSUD Gambiran Kediri, jelas Harsono.

Harsono juga menambahkan bahwa saat ini korban pencobaan bunuh diri sudah kami tangani dalam perawatan, karena beberapa tulang yang patah, Kami sudah tangani dan perawatan kasus korban tersebut mas, kami menggunakan dana dari propinsi untuk membiayai korban sampai saat ini, tambanya.

Disinggung apakah langkah nekat dari penunggu pasien yang terjun bebas dari lantai 3 Gedung IRD dikarenakan dugaan adanya tekanan dalam pembayaran biaya persalinan pasien, sehingga karena kebingungan biaya, sampai aksi nekat itu terjadi. Namun Harsono membantah atas isyu tersebut.

Tidak benar itu mas, silahkan bawa sini nara sumber yang sampean percayai itu, nanti saya bayar sampean kalau bisa membawa nara sumber tersebut ke sini, tegas Harsono Direktur RS. Dr. Soetomo Surabaya, mengakhiri penjelasannya, Selasa (3/4/18) diruang kerjanya.

Hinggap berita ini ditayangkan, masih menjadi pendalaman data oleh awak media atas insiden tersebut.(Bnd)

Facebook Comments