Melecehkan seorang jurnalis pimpinan satpol pp kurang tegas

0
171

SAMPANG, bratapos.com-Mengenai beredarnya foto seorang wartawan di Kabupaten Sampang yang dituding meminta uang oleh oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sampang, menuai protes puluhan wartawan, kecewanya para kuli tinta tak dapat menerima tanggapan yang serius dari Pimpinan Satpol PP.

Pasalnya, hal itu berasal saat wartawan menawarkan kerja sama pemberitaan mengenai acara simulasi pengaman Pilkada Sampang 2018. Namun, mala petaka justru pada kalangan jurnalis akibat penawaran itu, Rabu (04/04/2018).

IMG-20180404-WA0014

“Pertama kami disuruh ke Kantor oleh salah satu oknum Linmas Satpol PP Kabupaten Sampang terkait kerja sama pemberitaan itu. Namun, saat kami ke kantor kami malah difoto dan dituduh meminta sejumlah uang pada pihak terkait,” jelas Rian Adi Yanto wartawan pada awak media.

Sementara Kepala Satpol PP Sampang Kusno Abdullah saat dikonfirmasi puluhan wartawan enggan memberikan tanggapan, ia meminta pada awak media melacak siapa pelaku atau pengirim foto tersebut.

“Kami belum bisa memberikan tanggapan, sebelum pelakunya diketahui, silakan cari tau siapa pengirim foto tersebut,” jelasnya.

Disinggung mengenai tindakan yang akan diambil oleh Satpol PP Sampang bilamana pelakunya ditemukan, ia juga tidak bisa memberikan tanggapan.

Sementara Ketua Ikatan Wartawan Sampang (IWS) Subaidi, menyayangkan atas adanya kejadian tersebut, ia sangat kecewa pada oknum Satpol PP yang telah merendahkan martabat wartawan.

“Harusnya pimpinan Satpol PP bertindak secara tegas atas tuduhan tak berdasar pada wartawan itu, masak wartawan disuruh melacak sendiri pelakunya siapa, sementara oknum itu merupakan bawahannya yakni anggota Satpol PP,” jelasnya.

Kami harap,jurnalis bratapos Sampang ini menambahkan, “Kami harap Kepala Satpol PP bertindak secara tegas dan dapat meminta anggota untuk mengakui kesalahannya, minimal meminta maaf pada wartawan atas ulahnya,” pungkasnya. (ryn)

Facebook Comments