Desa Pejanggangan Merekrut dan Mengukuhkan Perangakat Desa Sesuai Aturan

0
207

Gresik, Bratapos.com – Dalam menerapkan Perbup Nomor 19 Tahun 2017, Desa Pejanggangan Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik membentuk tim P3D untuk penjaringan dan penyaringan perangkat desa Minggu, (18/2/2018). Tim P3D Desa Pejanggangan melaksanaakan tes ujian perangkat yang diikuti oleh 15 peserta untuk memperebutkan 2 (dua) kursi jabatan yang kosong yaitu kasi pemerintahan dan pelayanan.

Setelah tes ujian terlaksana dengan kondusif, terpilihlah 2 orang dengan nilai tertinggi yaitu Kasi Pemerintahan (Mufti Zakiyah) dan Kasi Pelayanan (Nurul Anah). Kedua perangkat baru ini dilantik bersama dengan 6 perangkat lama diantaranya Sekretaris Desa (Suwandi), Kepala Dusun (Ma’arif), Kasi Kesra (Subhan), Kaur Perencanaan (Abd Muin), Kaur Keuangan (Ghofururrohim), dan Kaur Tata Usaha dan Umum (M. Mahsun Absir).

Pelantikan dan penyumpahan perangkat desa diselenggarakan di Pendopo Balai Desa Pejanggangan Selasa (27/2/2018) dengan dihadiri oleh Muspika Manyar, staff kecamatan, kepala desa, dan tokoh masyarakat. Dengan susunan acara Pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya, Pembacaan Surat Keputusan, Pengambilan sumpah, Penandatanganan berita acara, Sambutan-sambutan, dan do’a.

IMG-20180227-WA0019
Syaifuddin kepala Desa Pejangganan, Manyar, Gresik dalam sambutannya dihadapan para perangkat Desa dan muspika serta undangan menyampaikan, dirinya sembah nuwun (terima kasih) pada perangkat Desa yang baru atau yang lama. Dirinya juga mengajak pada perangkat untuk bekerja yang baik karena itu yang diharapkan masyarakat, sehingga mejadi makmur dan sejahtera.

“Marilah kita bekerja sama yang baik, jangan bekerja sama hal-hal yang jelek, karena bagaimanapun kita adalah pelayan masyarakat jadi harus melayani dengan sebaik-baiknya.” Ujar kades.

Sementara Camat Manyar Abdul Hakam menyampaikan, P3D di Desa Pejangganan mulai dari penjaringan dan penyaringan berjalan dengan baik tertib sesuai dengan aturan PP, Permendagri, UU, Pergub, dan Perbub sehingga ini kita patut disyukuri bersama. Dirinya juga berpesan pada perangkat baik yang lama maupun yang baru, perangkat harus melayani masyarakat dengan baik, harus benar-benar mengabdi pada masyarakat layani masyarakat dengan baik tingkatkan pelayanan semakin lebih baik.

“Hrus betul-betul kompak dalam menjalani program di Desa, pasalnya seluruh anggaran muaranya ke Desa, ketika aturan seperti itu perangkatnya harus mendukung program kepala desa, jangan sampai bermasalah dengan hukum karena anggaran ke Desa itu sangat besar. Jadi harus melaksanakan anggaran tapat sasaran, harus sesuai dengan UU dan aturan,” kata Hakam.

Hakam menambahkan, bila semuanya bersatu dan rukun antara perangkat dengan kepala desa, saya yakin Desa Pejanggangan semakin lebih baik. Karena tanpa kesatuan tidak akan sukses bila desa tidak bersatu, sehingga dibutuhkan kekompakan.

“Ibaratnya seperti sapu lidi yang disatukan akan membuat lingkungan bersih, begitupun perangkat dengan kepala desa harus kompak, bersatu untuk membuat desa pejanggangan lebih baik.” pungkasya (mal/sun)

Facebook Comments