Jaksa Lila Ajukan Banding Atas Vonis Hakim Rahmansyah

0
149
Kasipidum saat ditemui di ruang kerjanya

Gresik, Bratapos.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik tidak berhenti begitu saja  atas sikap vonis hakim Rahmansyah yang memvonis 1,6 tahun terhadap kedua terdakwa kasus sabu-sabu yakni Slamet Nurhayadi (36) dan Budi Irwanto (39), yang keduanya diketahui warga desa Randegansari, Driyorejo Gresik pada sidang hari Rabu, (8/2/2018) lalu di Pengadilan Negeri (PN) Gresik.

Kasipidum saat ditemui di ruang kerjanya
Kasipidum saat ditemui di ruang kerjanya

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lila Yurifa Prihasti melalui Reza P, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri (kejari) Gresik saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, perhari ini Selasa, (13/2/2018) pihaknya melakukan upaya hukum banding atas putusan hakim Rahmansyah yang memvonis kedua terdakwa Slamet dan Budi selama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan beberapa hari yang lalu Kamis, (8/2/2018).

“Padahal dalam membacakan amar putusannya ketua majelis hakim menyatakan, kelakuan kedua terdakwa tidak mendukung program pemerintah untuk memberantas narkoba. Namun hakim Rahmansyah mempunyai pandangan yang berbeda dalam mengambil sikap vonis, yang sudah jelas budaknya sabu-sabu,” kata Reza.

Terpidana Selamet dan Budi Usai Putusan
Terpidana Selamet dan Budi Usai Putusan

Lanjut Reza, sidang sebelumnya agenda tuntutan Jaksa Lila menerapkan pasal 114, 112, dan 127 UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika. Jaksa berkeyakinan kedua terdakwa telah permufakatan jahat dengan tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli menukar atau menyerahkan narkotika.

“Sehingga jaksa menghukum kedua terdakwa 8 tahun denda 1 miliar subsider 6 bulan dibui,” sambungnya.

Reza menambahkan, ketua majelis hakim memvonis kedua terdakwa tidak sesuai pasal yang didakwa oleh jaksa. Hakim boleh punya pendapat lain serta sesuai dengan keyakinannya. Namun vonis hakim jauh dari tuntutan jaksa, hakim hanya berkeyakinan dengan pasal 127.

“Padahal kasus ini ada kaitannya dengan terpidana Adi Wijaya, yang divonis 5 tahun oleh hakim Aryas Dedi, karena sabu-sabu dibeli dari terpidana Adi,” ujarnya.

Sebelumnya pada sidang putusan, pada hari Kamis (8/2/2018) ketua majelis hakim Rahmansyah vonis kedua terdakwa selama 1,6 tahun penjara. (jml)

Facebook Comments