PENGANIAYAAN TERHADAP GURU OLEH MURIDNYA SAMPAI MENINGGAL DUNIA

0
199
Sampang, Bratapos.com – Kamis 25-01-2018 Ahmad Budi Cahyono seorang tenaga Guru Tidak Tetap (GTT) di SMAN 1 Torjun, Kecamatan Torjun, yang diduga dianiaya oleh muridnya sendiri yang bernama Holili hingga dilarikan ke Rumah Sakit  Dr soetomo Surabaya.
Kejadianya sebelum pulang sekolah waktu sekitar 08:25 WIB pak budi nge cat/menggambar tembok sebagai tugas mapel seni. Ada anak yang mengganggu kelompok lain. Sama pak Budi sudah diberikan peringatan agar jangan mengganggu klompok yang lain, ternyata yang anak tersebut tetap mengganggu.
Dicatlah wajah si anak tadi dengan SEDIKIT cat sebagai hukuman. Ternyata anak tadi langsun memukuli kepala, kena tangkis sama tangan kiri sampai luka ada dugaan pak budi juga terjatuh. Anehnya malah pak Budi sempat minta maaf sama si anak. Mungkin karna si Anak MENGANCAM akan lanjut diluar sekolah.
Pulang sekolah pak budi sempat sholat dan makan dan tiba-tiba pak budi terjatuh pingsan. Langsung dibawa ke RS Sampang. Menurut analisa dokter setlah di rontgen, ada pembuluh darah di kepala yang pecah. (ungkap) salah satu teman korban yang enggan sebutkan namanya.
Jam 19.00 WIB Pak budi langsung dibawa ke RS Dr
Soetomo Surabaya akhirnya menghembuskan nafas terakhir saat menjalani perawatan intensif di rumah sakit tersebut.IMG-20180201-WA0219 

Menurut informasi yang berhasil dihimpun Bratapos.com akibat penganiayaan yang dilakukan muridnya tersebut guru itu mengalami gagar otak serta pembuluh darahnya pecah.

“Kami semua berduka atas meninggalnya guru kami, Pak Ahmad Budi Cahyono Belum hilang dari ingatan kami peristiwa yang beliau alami, kini beliau sudah meninggalkan kami semua,” (ungkap) salah satu murid korban.

Sementara itu, Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Torjun AKP Harifi Kahar membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Menurut Harifi, saat ini pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Untuk memastikan kronologis penganiayaan yang menimpa seorang guru (GTT) tersebut sang guru yang mengalami nasib malang tersebut merupakan pasangan suami istri yang baru menikah. Bahkan istri korban mengandung anak pertamanya.

seorang guru yang seharus dihormati dan di hargai, malah di aniaya oleh seorang muridnya sendiri sungguh kejadian yang sangat tidak terpuji. Selamat jalan pak Ahmad Budi Cahyono jasa-jasanya selalu akan kami kenang dalam benak kami semoga amal ibadanya diterima di sisinya ,amiiin. (ryn)

Facebook Comments