Gaji 6 bulan Tidak Dibayar, Malah Dituduh Mencuri Besi

0
151

Gresik, Bratapos.com – Pengadilan Negeri Gresik gelar sidang lanjutan nomor perkara 414/PID.B/2017/PN.GSK dengan terdakwa Asep Hartono (51), warga RT 9 RW 12, Keluarahan Grogol Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan dan Lilis rusli (42), asal RT 2 RW 1, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kamal, Bangkalan Madura Jawa Timur.

Keduanya diadili di Pengadilan Negeri (PN) Gresik lantaran dituduh telah mencuri besi kapal. Sidang yang digelar di ruang sidang cakra yang diketuai majelis hakim Rachmansyah beragendakan pembacaan pledoi atau pembelaan Rabu, (3/1/2018).

IMG20180103142318Melalui Penasehat Hukumnya Dede Prihantono menyampaikan, kedua terdakwa tidak mempunyai niat sedikitpun untuk mencuri barang yang ada di kapal yang dianggap sebagai rumahnya sendiri. Mereka terpaksa mengambil barang lantaran gaji selama 6 bulan kepada 17 orang tidak dibayar oleh perusahaan.

Surat yang dilayangkan langsung kepada agen PT Timur Mila Utama selaku pemilik kapal Mila Utama tidak pernah digubris sama sekali. Bahkan, pengiriman logistik ke kapal dihentikan perusahaan. Padahal, kedua terdakwa selain butuh makan juga memikirkan nasib keluarganya.

“Jalan terakhir terdakwa meminta izin kepada pimpinan perusahaan Marem Santoso untuk menjual barang-barang bekas yang ada di kapal. Marem memberikan izin,” kata Dede Prihantono menyampaikan pembelaan di depan Majelis Hakim Rachmansyah.IMG20180103140118

Meski demikian, kata Dede, barang bekas yang dikumpulkan sejak April 2017 belum dijual selama satu bulan atau sampai bulan Mei 2017. Tujuannya menunggu uang gaji dari perusahaan dan pengiriman logistik. “Ternyata tidak ada tanggapan,” ujarnya.

Oleh karena itu, terdakwa Asep Hartono selaku nahkoda memberikan perintah kepada saksi Farkhan dan dilanjutkan kepada Lili Rusli selaku anak buah kapal (ABK) untuk mengumpulkan barang bekas yang sudah tidak berfungsi. Barang yang dikumpulkan tidak mengganggu operasional kapal.

“Setelah barang dijual, uangnya diberikan kepada klien kami Asep Hartono. Kemudian uang tersebut digunakan bersama-sama untuk biaya logistik dan operasional kapal,” imbuhnya. Ditambahkan, dakwaan yang disangkakan jaksa penuntut umum (JPU) Budi Prakoso kepada kliennya tidak tepat.

Sebelumnya, kedua terdakwa dituntut jaksa Budi Prakoso selama 4 tahun 6 bulan penjara atas perkara pencurian. Mereka dianggap melanggar pasal 363 ayat 1 ke 4 dan 5 KUHP. “Minggu depan agendanya replik,” pungkasnya (jml)

Facebook Comments