Sijago Merah Gagalkan Hajatan Di Daerah Benjeng

0
112

Gresik, Bratapos.com – Naas menimpa Sucipto (35) dan Suwandi (50) warga Dusun Telbek Desa Lundo Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik hanya bisa pasrah saat melihat rumahnya diamuk sijago merah, penyebabnya gara-gara tabung elpiji melon bocor saat istrinya Sulastri sedang masak, 2 rumah yang ia tempati terbakar tak tersisa Senin, (25/12/17) sekitar pukul 11.45 WIB.

Saat dikonfirmasi AKP Zamzani Kapolsek Benjeng menceritakan, saat itu Sampini, Sulastri dan Lami sedang memasak di dapur rumah milik korban untuk persiapan hajatan. Sekitar pukul 11.35 WIB tabung elpiji 3 kilo gram yang saat dipakai kehabisan, kemudian Sulastri (korban kebakaran) mengganti elpiji dan dinyalakan.

“Namun naas setelah di nyalakan kompornya, selang gas yang baru dipasang tiba-tiba mengeluarkan api. Melihat kobaran api Sulastri perempuan (47), Lami dan Sampini mulai panik. Lalu, ramai-ramai mengambil gombal dan dibasahi dengan air untuk menutup api dari regulator, namun api bukan malah mati tapi tambah membesar,” katanya saat di lokasi kebakaran.

Mendengar teriakan dari dalam dapur lanjut AKP Zamzani, sontak Suwandi yang menjabat ketua rt 01, langsung mematikan kompor yang satu. Setelah kompor sudah mati Suwandi mematikan kompor yang regulatornya mengeluarkan api, namun tidak bisa dimatikan dan malah api IMG-20171225-WA0084semakin besar.

“Usahanya tidak membuahkan hasil, Suwandi, Sulastri, Sampini dan Lami keluar dari dalam dapur untuk menyelamatkan diri. Sijago merah meraja lela langsung merambat ke dinding dan seisi rumah yang terbuat dari kayu. Kobaran Apipun semakin besar dan membuat warga kewalahan memadamkan api yang terus berkobar, sehingga otomatis kobaran mulai merambat ke rumah Suwandi yang berdempetan yang di ketahui masih kerabat Sucipto,” ujarnya.

AKP Zamzani menambahkan, sekitar Pukul 12.45 mobil PMK didatangkan sebanyak 2 unit dari PMK Pemkab Gresik langsung melakukan pembasahan agar api benar-benar padam.

IMG-20171225-WA0083“Dalam kejadian kebakaran itu tidak ada korban jiwa. Namun kerugian yang diakibatkan kebakaran ditaksir mencapai Rp 500 juta lebih. Kedua korban kehilangan tempat tinggal,” pungkasnya.

Berselang beberapa menit, petugas PMK dibantu oleh warga berhasil menguasai api. Namun kondisi rumah Sucipto yang terbuat dari kayu ratah dengan tanah. sedangkan rumah Suwandi hanya atap beserta seisinya hangus terbakar. (jml)

Facebook Comments