Warga Glagah Lamongan Digancar Pasal 112 Oleh JPU

0
74

Gresik, Bratapos.com – Suhadi bin Asan 39 tahun menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Gresik, (21/12/17). Warga desa Dukuh Tanggul, Glagah Lamongan itu diadili lantaran dengan kasus penyalahgunaan narkotika.

Sidang yang diketuai majelis hakim Bayu Soho Rahardjo itu mengagendakan pembacaan dakwaan dari JPU (jaksa penuntut umum) kejaksaan negeri Gresik, Pujo S Wardoyo. Saat jaksa membacakan dakwaan pria yang lulusan SD yang didampingi PH (penasehat hukum) Nazilatul Fitria Amri tak membantah dengan dakwaan jaksa.

Terdakwa merupakan perkara narkotika setelah tertangkap di rumahnya desa Betoyo Manyar sekitar pukul 00.30 WIB. Unit reskrim polsek Manyar melakukan penggeledahan setelah menerima info adanya pesta sabu-sabu di rumahnya terdakwa.DSC_0144

Dalam dakwaan primer yang disampaikan jaksa penuntut umum, terdakwa dianggap telah melanggar Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dalam hal perbuatan memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) beratnya melebihi 5 gram, pelaku bisa dipidana penjara seumur hidup atau paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun serta pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah sepertiga.

Disebutkan dalam dakwaan jaksa, polisi yang datang menggeledah rumahnya terdakwa menemukan barang bukti 0,33 gram, 0,15 gram, 0,13 gram, 0,12 gram sabu-sabu di desa Betoyo Manyar Gresik. Majelis hakim Bayu, memberi waktu seminggu untuk melakukan penyampaian eksepsi. (jml)

 

Facebook Comments