Guyub Kompak, Itulah Komitmen Camat Duduksampeyan

0
193

Gresik, Bratapos.com-Warga kecamatan Duduksampeyan patut bangga dengan kepemimpinan camat Suropadi, pasalnya selama kepemimpinannya kurang lebih satu tahun di kecamatan Duduksampeyan berbagai program yang dilukukan. Wilayah paling ujung barat itu dalam kepemimpinannya camat Suropadi kecamatan Duduksmpeyan berubah drastis dalam segi apapun, mulai dari infrastruktur, PBB yang sebelumya tidak pernah lunas seratus persen, namun paska menduduki orang nomor satu di kecamatan Duduksampeyan PBB lunas seratus persen.

Tidak hanya itu, kemarin hari Kamis, (21/12/17) camat Suropadi menggelar gerakan duduksampeyan bersih sehat indah dan rapi. Dalam gerakan tersebut Suropadi menggandeng beberapa instansi mulai dari dinas lingkungan hidup, dinas pekerjaan umum dan tata ruang, dinas perhubungan,dinas satpol pp, desa ambeng-ambeng, desa tebaloan, desa samerplapan, desa duduksampeyan, setrohadi, desa palebon, desa glanggang, desa tambakrejo. Desa pandanan, dan desa sumengko, serta dipantau oleh LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) LPB (Lembaga Pemantau Birokrasi).

camat suropadi didampingi LSM LPB saat mendatangi bangli
camat suropadi didampingi LSM LPB saat mendatangi bangli

Dalam kegiatan gerakan duduksampeyan bersih sehat indah dan rapi itu dilakukan disepanjang jalan raya nasional mulai dari terminal bunder sampai perbatasan kabupaten lamongan. Tidak hanya sepanjang jalan nasional yang dibersihkan oleh camat Suropadi, jalan kabupaten pun dibersihkan.

Suropadi camat Duduksampeyan mengatakan, gerakan duduksampeyan bersih sehat indah dan rapi ini hanya di kecamatan Duduksampeyan, dan ini baru pertama kali dilaksanakan di kecamatan Duduksampeyan.

“gerakan Duduksampeyan bersih sehat indah dan rapi ini supaya masyarakat menyadarkan lingkingan dalam hidup sehat bersih dan martabat. Jika lingkungan terlihat bersih tentu akan dapat dirasakan lingkungan yang sehat serta tercipta keindahan dalam setiap lingkungannya, maka akan bisa dinikmati udara yang asri dan kondisi lingkungan tertata rapi,” katanya.

Kegiatan bersih-bersih ini diikuti desa masing-masing, dan warga masyarakat kedepan dilarang membuang sampah sembarangan karna sudah ada tempat pembuangan sampah dimasing-masing desa. Akibatnya bila membuang sampah sembarangan mengakibatkan banjir. Saya bukan warga duduk, tapi saya bangga dengan duduksampeyan. yang paling penting guyub dan kompak, (jml)

Facebook Comments