Bos Katering Tepergok Mesum, Polsek Kebomas Lepas Pelaku

0
261

Gresik, Bratapos.com-Ditengah kegelapan malam yang sepi dan dingin, sebuah mobil carry boks warna putih ditepi jalan raya Sekarkurung Kebomas Gresik tiba-tiba puluhan warga yang datang dari hajatan warga setempat melihat mobil tersebut bergoyang. Awalnya hanya terlihat pelan, tapi lama kelamaan bergoyang hebat, hingga terguncang beberapa kali Jumat malam (8/12/17) sekira jam 21.10 wib.

Penasaran ada sesuatu yang tak beres. Sejumlah warga pun lalu mendekati mobil aneh tersebut. Saat didekati, goyangan mobil  makin hebat, padahal tak ada gempa. Warga lalu mengintip dari jendela samping, ia kaget dan segera memberitahukan kepada warga yang lain.

Miris memang, ternyata di dalam mobil ada sepasang laki-laki dan perempuan yang sedang hoho hihe. Si laki-laki dalam posisi duduk, sementara si perempuan duduk di pangkuan laki-laki itu sambil menghentak-hentakkan tubuhnya naik turun.

“Karena sedang ‘khusyuk’, pasangan mesum itu tak menghiraukan kehadiran warga,” kata Abd Mukhid.

Warga lalu beramai-ramai menggedor pintu mobil. Pasangan yang sedang ‘mendaki puncak’ itu pun panik. Mereka sibuk mencari pakaian dan buru-buru mengenakannya lalu mobil boks itu langsung tancap gas. Namun beruntung mobil tersebut menabrak sepeda motor.

“Setelah berhasil diamankan warga, pasangan mesum itu lalu digelandang ke Polsek Kebomas beserta mobil cerry boks warna putih,” katanya pria (55).

Pelaku mesum itu didalam mobil sudah tidak berpakaian sudah melakukan hubungan intim, namun oleh warga suruh berpakaian, smbungnya.

Kalau memang ditelanjangi warga kenapa pak kanit tidak menelusuri, itu sunah melakukan berzinah harus diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” imbuhnya.

Informasi yang dihimpun media Bratapos.com, pasangan mesum itu adalah inisial GG (48) warga BP Randu Agung Sedangkan si perempuan berinisial YN (20) asal Ngawi Pasangan mesum itu diketahui antara bos dengan anak buahnya.

Aneh memang setelah dikonfirmasi Kanit Reskrim Polsek Kebomas Iptu Mutlakin berbeda stetmen dengan warga. Menurut Mutlhakin pelaku justru ditelanjangi oleh warga setelah tepergok mesum.

“Saya tidak mempunyai kepentingan untuk melindungi pelaku. Lagi pula kasus seperti ini mau dilanjutin tidak bisa. Kalau mau dilanjutin dikenakan pasal berapa, buat apa kami tahan kalau pelaku tidak berzinah, kami hanya memberikan sebatas Tipiring, sudah mau diapakan lagi,” cetusnya.

Sudah saya panggil istrinya pelaku lanjut Mutlakin, namun istri pelaku tidak mau melaporkan, jadi kedua pelaku kami pulangkan dan membuat surat pernyataan.

“Soal mobil bergoyang jangan jadi patokan pelaku melakukan asusila, mobil bergoyang itu banyak penilaiannya,” katanya.

Puluhan warga yang ikut gerebek, pelaku jelas-jelas tanpa dihelai pakaian, namun kanit Reskrim Polsek Kebomas menurut pengakuan pelaku, dirinya ditelanjangi oleh warga, dan mobil yang bergoyang belum tentu melakukan hubungan intim. Pernyataan kanit Reskrim dengan warga yang melakukan penggerebekan sangat bersebrangan. (jml)

Facebook Comments