Tribute Match Choirul Huda, sang legendaris

0
134

Surabaya, Bratapos.com-Pertandingan penghormatan akan digelar usai kompetisi Liga 1 2017 berakhir, sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian kiper legendaris almarhum Choirul Huda di kancah sepakbola Indonesia, Tribute Match itu akan mempertemukan Persela melawan Timnas All-Star.

Tribute Match Choirul Huda akan diselenggarakan di Stadion Gelora Surajaya Lamongan, Rabu malam (15/11/17), dengan bekerja sama dengan Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI).

Laga penghormatan itu mendapat dukungan dari PSSI serta GO-JEK sebagai sponsor utama. Tim Persela yang merupakan anak asuhan Aji santoso akan berhadapan dengan sejumlah pemain profesional lainnya, yang digalang APPI ke dalam Timnas All-Star yang diarsiteki Jacksen F Tiago.IMG-20171119-WA0005

Beberapa pemain Timnas All-Star yang siap tampil di “Tribute Match Choirul Huda” diantaranya, Ponaryo Astaman, Andritany, Evan Dimas dan kawan-kawan, di tim Persela juga akan diperkuat mantan pemainnya, yakni Fabiano Beltrame dan Adisson Alves.

Menurut meneger persema Ayunan Achmadi mengatakan, Kami bekerja sama dengan APPI dan memperoleh dukungan langsung dari PSSI, Laga ini juga disponsori oleh GO- JEK sebagai partner setia Liga 1 dan tim Persela, ungkapnya.

Dan harus kita ketahui bahwa laga penghormatan ini sebagai tindak lanjut dari aksi sosial atau solidaritas yang telah dilakukan berbagai pihak sebelumnya, pertandingan penghormatan itu sebagai bentuk apresiasi kepada almarhum (Choirul Huda), karena loyalitas beliau sudah tidak diragukan lagi, jelasnya.

Sementara itu, Chief Marketing Officer GO-JEK Indonesia, Piotr Jakubowski mengaku kagum dengan dedikasi almarhum Choirul Huda terhadap tim Persela. Piotr mengungkapkan pihaknya merasa terpanggil untuk memberikan penghormatan kepada almarhum, bukan hanya karena GO-JEK merupakan sponsor resmi Liga 1 dan Persela.

Karena ada keterikatan emosi tersendiri saat beliau mengenakan logo GO-JEK di dada kanan saat laga terakhirnya, hal ini membuat kami bangga, dan Kami percaya semangat beliau akan selalu menginspirasi para pemain bola lainnya, kata Poitr.

Perlu diketahui, Choirul Huda menghembuskan nafas terakhir saat mengawal gawang Persela saat menjamu Semen Padang, (15/10/17). Ia mengalami cidera serius dikepala ketika melakukan penyelamatan pada menit ke-44. Almarhum meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif di UGD RSUD dr Soegiri Lamongan. (Bnd)

Facebook Comments