Polsek Manyar Ringkus 6 Pelaku Pembunuhan

0
57

GRESIK, BrataPos.com – Berkat kecerdikan Kapolsek dan kanit reskrim Polsek Manyar hanya berselang beberapa hari berhasil meringkus para tersangka dalam kasus pengeroyokan terhadap Wahyudi (58) warga jalan kemuning 2 no 55 kecamatan Candimulyo, kecamatan Jombang yang membuatnya tewas Selasa, (14/11/15).

Para pelaku yang semuanya warga Roomo Meduran kecamatan Manyar Gresik masing-masing bernama Mat Turi, Imam Fauzi alias Ojek, Suyono alias Coleng, Choirul Arifin alias Kondom, Sandi Fadoni dan Dwi Priyanto.

Informasi yang dihimpun oleh awak media, kejadian itu berawal pada hari Sabtu, (4/11/17) sekitar jam 04.00 pagi wib, dan Polsek Manyar mendapatkan laporan dari seseorang sekitar jam 13.30 wib, bahwa ada seorang laki-laki tergeletak dibawah tiang neon box ATM Mandiri tepatnya pintu keluar SPBU Roomo Meduran dengan posisi tangan dan kaki terikat dan dalam kondisi tidak bernyawa.

Setelah itu kami mendatangi TKP dan langsung membawa korban ke Rumah Sakit Ibnu Sina, selanjutnya kami melakukan identifikasi terkait kondisi korban. “Dari hasil identifikasi ditubuh korban ada tanda-tanda penganiayaan, setelah itu anggota unit polsek manyar melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan mencari saksi serta barang bukti,” katanya Kapolsek Manyar AKP Rian Septia didampingi kanit unit reskrim Ipda Yoyok P.

Lanjut AKP Rian, pengeroyokan terjadi hari Sabtu, (4/11/17) jam 04.00 wib. Dari hasil keterangan saksi kami langsung melakukan penangkap terhadap 1 pelaku, dari keterangan pelaku terus berkambang siapa saja pelakunya dan sampai dengan saat ini ada 6 pelaku yang diamankan.IMG20171114105509

“Sudah ada 6 pelaku yang sudah kami amankan. Peran 6 pelaku ini ada yang menendang ada yang memukul pakai kayu balok, ada yang mengikat dengan tali rafia. Kini ke enam pelaku dijebloskan kedalam tahanan bersama barang bukti,” jelasnya.

Kami sudah menetapkan 6 orang pelaku untuk menanggung perbuatannya. Namun kami juga terus melakukan penyelidikan dan pendalaman atas kasus ini, namun harus menunggu waktu.

“Karena besar kemungkinan masih ada calon tersangka lagi, tapi butuh proses dan penyelidikan,” ucapnya.

Menurut AKP Rian, para pelaku terbilang keji saat melakukan tindak penganiayaan. Pada saat itu, korban sempat diikat di tiang listrik. Tak hanya itu, korban juga diberi makan tanah oleh salah seorang pelaku, hingga pada akhirnya meregang nyawa.

“Dengan geram melihat para pelaku, Kapolsek Manyar menghimbau kepada masyarakat supaya warga tidak main hakim sendiri dengan alasan apapaun. Bila ada hal yang dianggap meresahkan atau mencurigakan, lebih baik langsung telpon polisi,” pungkasnya.

Ke enam pelaku itu kini menekam dibalik pahitnya jeruji besi mapolsek manyar.Perbuatannya para 6 pelaku ini dikenakan pasal 170 ayat (2) dengan ancaman kurungan 10 tahun penjara. (jml)

Facebook Comments