Dua Saksi Dihadirkan Penggugat, Diindikasi Berat Sebelah

0
93

GRESIK, BrataPos.com – Kasus Perselisihan Hubungan Industrial (PHI) antara karyawan PT Semen Indonesia (persero) tbk yakni Sariono., SH (55)  warga Perumahan Bukit Randuagung Jalan KH M. Toyib Merta Kusuma Blok M-10, Desa Randuagung Kebomas Gresik (tergugat), melawan perusahaan PT Semen Indonesia (persero) Tbk (penggugat) semakin memanas di Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Senin, (9/10/17).

Sidang yang digelar di ruang cakra diketuai majelis hakim I Gede Ngurah Taruna W., SH.MH, hakim anggota I Jaka Mulyata., SH.MH, hakim anggota II Soebekti., SH, dan Panitera Pengganti (PP) A Khasonidin., SH.MH sempat memanas lantaran kedua saksi selalu tidak tahu setelah menerima pertanyaan dari tergugat. Sidang beragendakan mendengarkan keterangan saksi, yang dihadirkan oleh penggugat (perusahaan PT Semen Indonesia Persero Tbk).

Tidak tanggung-tanggung PT Semen Indonesia (persero) tbk menghadirkan dua saksi yang notabena mantan karyawan PT Semen Indonesia, dan atasan dari Sariono (tergugat).

Saksi 1 bernama Doni Avianto saat ditanyakan oleh majelis hakim mengatakan, dirinya bekerja di PT Semen Indonesia dari Tahun 2013, dan jabatannya sebagai Ka. Departemen Pengamanan Bahan Baku. Sedangkan tergugat adalah bawahannya.IMG20170918121112

“Awal tahun 2014 tergugat, Teddy, dan Yossa ketemu saya, tergugat menjadi bawahan saya karena diberitahu oleh Ka. Departemen SDM, dan setelah itu saya tidak pernah ketemu dengan tergugat.” paparnya dihadapan hakim.

Lanjut Doni, dirinya mengakui bahwa sebelumnya saya pegawai PT Semen Padang, setelah itu saya dipindah ke PT Semen Indonesia  melalui Paperless saja.

“Pada tahun 1990 karyawan PT Semen Padang dimana PT Semen Padang adalah anak usaha PT Semen Gresik. Setelah itu terjadi merger antara PT Semen Padang, PT Semen Tonasa dan PT Semen Gresik dimerger menjadi 1 manajemen.” katanya.

Lebih jauh Doni, perubahan dari PT Semen Gresik ke PT Semen Indonesia terjadi tahun 2015, sedangkan tahun 2013 masih atas nama PT Semen Gresik.

“Tahun 2017, saya sudah pensiun dan saya mengakui masih anggota Serikat Pegawai PT Semen Padang. Hakim bertanya pada saksi, Apakah ada kesepakatan antara Serikat Pekerja PT Semen Padang dengan PT Semen Indonesia jawaban saksi tidak tahu.” bebernya.

Saksi Doni menambahkan, dirinya tidak tahu alasan tergugat dimasukkan dalam sutu Team dibawah pimpinan Doni. Dan awal mula kalau tergugat Staff Departemen Pengembangan Perusahaan (Staf adari P Sumarwanto – Kadep Pengembangan Perusahaaan PT semen Indonesia), sambungnya.

Saat ditanya saksi oleh tergugat apa alasan Tergugat dimutasi , jawabnan saksi lagi-lagi tidak tau. Pertengahan Maret Tahun 2014, saksi kirim surat ke SDM melaporkan kalau Tergugat tidak masuk kerja.

Ditanya oleh tergugat, apakan Tahun 2009 ada namanya Team Perluasan Bahan Baku Rembang dimana saksi adalah salah satu anggota dari Team tersebut, lagi dan lagi jawaban saksi tidak tahu dan tidak kenal, karena kata saksi tidak ada SK Team Perluasan Bahan Baku Rembang, mengelak saksi.

Saksi 2 bernama Wedo Wiroaji jabatan waktu itu sebagai GM OF HC SYSTEM DEVELOPMEN. Saat hakim bertanya kepda saksi, saksi menjawab, tergugat sebelumnya di Pengembangan Bahan Baku setelah itu dimutasi ke SDM 15 orang yang dimutasi termasuk tergugat.

“Tergugat diberi tugas bidang pengembangan SDM, karena dinilai Tergugat pengalaman di Personalia, saya pernah kirim Email ke Tergugat, namun tidak dibalas, dan Tergugat pun tidak pernah masuk kerja.” katanya.

Tergugat bertanya kepada saksi terkait surat undangan, saksi alasan tidak kenal dengan 2 Surat undangan yang disampaikan kepada Tergugat, padahal 2 Surat tersebut dibuat oleh saksi Wedo sendiri.

Lanjut saksi Wedo, dirinya tidak tahu kalau di tahun 2017 ada Kesepakatan Bersama antara Perusahaan dengan Serikat Pekerja padahal kasusnya terjadi sebelum Tahun 2017, ini kan aneh, kata Sariono (tergugat).

Parahnya lagi kata Sariono, saksi Wedo tidak dapat menjawab pertanyaan dari Hakim terkait pelanggaran apa yang dilakukan oleh tergugat, mohon tunjukkan pelanggaran apa yang dilakukan oleh Tergugat yang tersirat  di dalam Surat PKB antara Perusahaan dengan Serikat Pekerja, saksi tidak bisa menjawab, katanya. (jml)

 

Facebook Comments