Lurah Lidah Kulon Di Lurug Warga Terkait TKD

0
144

SURABAYA, BrataPos.com – Terkait tanah TKD (Tanah Kas Desa) warga Lidah Kulon Kelurahan Lidah Kulon Kecamatan Lakarsantri Kota Surabaya, melurug Lurah dengan tujuan menanyakan aset desa Lidah Kulon yang dikuasai oleh pengembang, warga Lidah Kulon menginginkan tanah kas desa kembali ke warga Lidah Kulon.

Lurah Lidah Kulon Budi Santoso langsung menyambut dengan ramah terhadap warganya, dan mempersilahkan, apa maksud kedatangan warga kekelurahan, sebagai perwakilan warga tokoh masyarakat langsung melaporkan kepada Lurah terkait tanah kas desa tersebut.

Dalam hal ini Lurah Budi Santoso menjelaskan, bahwa tanah kas desa (TKD), setelah kepala desa menjadi Lurah, tanah kas desa beralih menjadi aset pemerintah kota, itu bukan hanya di surabaya tapi seluruh indonesia, jelasnya. Senin(25/09/2017).IMG-20170925-WA0073

Saya berharap bapak-bapak tidak kecewa terkait apa yang saya sampaikan karena memang seperti ini adanya, dan saya akan konfirmasi kepada pengembang terkait pembanguanan yang ada di atas tanah tersebut, katanya.

Dengan menjelaskan aturan yang di landasi undang-undang dan juga peraturan perintah, lurah Budi santoso, akan menindak lanjuti semua apa yang dilaporkan tokoh masyarakat, dan juga akan segera perintahkan lembaga yang ada untuk segera mengajak warganya berembuk.

Sebagai warga Lidah Kulon dan juga sebagai tokoh masyarakat Lidah Kulon Arifin mengatakan, kami hanya ingin pejelasan, karena kami menilai lembaga yang ada tidak berpihak kepada warganya melainkan berpihak kepada pengembang, katanya.

Dan kami minta segera warga dan tokoh masyarakat di kumpulkan agar tidak terjadi kesalah pahaman, antara warga dan juga lembaga yang ada, sambungnya.

Kami sebagai warga yang awam, kami yakin bahwa pemerintah tidak akan menjadi perampok atas warganya sendiri, lanjutnya.

Timbulnya masalah karena kurangnya komunikasi antara lembaga dengan warga itu sendiri. (Bnd)

 

Facebook Comments