Peradin Mensosialisasi Program S2, Dan Master Advokat

0
78

SURABAYA, BrataPos.com – Setelah sukses menyelenggarakan Rakernas dan Rapimnas beberapa bulan yang lalu. Kali ini Perkumpulan Advokat Indonesia (Peradin) yang diketuai Ropaun Rambe dipercaya untuk menyelenggarakan Seminar Nasional dan bersosialisasi tentang Program Studi (Prodi) baru strata 2 (S2) dan gelar Master Advokat (M.Ad), Jum’at (22/9/17) di Universitas Dr Sutomo (Unitomo) Surabaya.

Dalam seminar nasional kali ini Peradin mengusung tema “Implementasi UU No.12 Tahun 2012 tentang pendidikan Tinggi”. Kurang lebih 100 peserta mayoritas advokat dibeberapa daerah di jawa timur yang hadir diacara seminar dan sosialisasi itu. Seminar yang digelar di gedung Unitomo dibuka Dirjen kelembagaan iptek dan dikti, Dr. Ir. Patdono Suwigjo., M.Eng. Sc., Ph.D, dan dimoderatori langsung oleh ketua umum Peradin yang juga ketua pembina pusat Posbakumadin, Ropaun Rambe.

Tidak tanggung-tanggung seminar yang dimulai jam 08.00 pagi itu menghadirkan narasumber yang handal dibidang hukum yakni, advokat DR Ronggur Hutagalung., SH.MH, advokat DR Arton., SH.MH.CH., dan advokat Budiman B. Sagala.

Ketua Korwil Peradin Jawa Timur,  Sumardi SH, MH, ditemui di sela acara menjelaskan, seminar ini untuk mensosialisasikan terkait pendidikan advokat program S2 M.Ad yang akan dimulai awal tahun 2018.IMG-20170922-WA0037

“Seminar Nasional ini terkait program pendidikan profesi advokat,” katanya yang juga sebagai Ketua Korwil Posbakumadin Jatim ini.

Advokat Ropaun Rambe mengatakan, acara ini bagian dari sumbangsih Peradin pada bangsa dan negara untuk ikut adil menjadikan Advokat dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih baik, katanya.

Lanjut Ropaun Rambe, kesenjangan antara dunia ‘sollen’ dan ‘sein’ dalam dunia profesi advokat telah mengakibatkan profesi advokat tertatih-tatih dalam memenuhi dan menegakkan rasa keadilan dan kepastian hukum, yang tuntutannya semakin berkembang, imbuhnya.

Oleh karena itu Peradin mempelopori pendidikan hukum berkelanjutan Profesi Advokat Strata 2 Program Studi Hukum Master Advokat (M.Ad) untuk menjawab dan mempersempit kesenjangan antara ‘sollen’ dan ‘sein’.

“Gelar Master Advokat dipakai, karena gelar ini paling sesuai dengan aturan perundang-undangan. Karena, kata “Master” dan “Advokat” adalah 2 terma yang sepadan dan selaras, melambangkan profesi sebagaimana aturan perundang-undangan, sambungnya

Pendidikan hukum berkelanjutan Master Advokat ini selaras dengan UU No.18 Tahun 2003 Tentang Advokat, UU No.20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, UU No.12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi, dan Perpres No.8 Tahun 2012 Tentang Kerangka Kualifikasi Nasional. (jml)

Facebook Comments