Wartawan mencari berita bukan pembawa petaka

0
95

Sidoarjo, pelecehan yang dialami oleh 2 (dua) orang wartawan dari Media Cetak dan Online yang bertugas di Sidoarjo mendapatkan hinaan dari seorang Pegawai Negeri Sipil yang bertugas di Lembaga Pendidikan, Yaitu SMP Negeri 1 Candi, Sidoarjo. Ratusan insan pers yang tergabung dalam Solidaritas Jurnalis Jawa Timur, mendatanngi Kantor Dinas Pendidikan Sidoarjo, Rabu (20/09/2017) pukul 11.00 wib.

Sepeti yang sudah diberitakan sebelumnya, Pelecehan tersebut diawali saat keduanya hendak konfirmasi sebagaimana tugas Jurnalistik kepada salah satu mantan orang tua murid (wali murid) yang saat itu sedang mengurusi Ijasah anaknya yang Hilang. Namun saat berada di ruangan Kepala TU (Tata Usaha) SMP Negeri 1 Candi Sidoarjo, Bumbungan(TU) terlihat tidak senang melihat kehadiran Dua Wartawan tersebut, Bahkan dengan Arogan nya, Kepala TU tersebut langsung menglontarkan kata – kata yang menyinggung Profesi kedua Wartawan.

Mendapat Pelecehan Profesi saat konfirmasi inilah, Kedua Wartawan langsung mengunggah Berita dan seketika mendapat respon dari Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Candi. Selang 1 (satu) minggu kemudian, Kepala Sekolah mengajak mediasi kedua Wartawan yang dilecehkan dan ditemani rekan Wartawan lainnya. Dalam mediasi, Kepala TU mau meminta maaf secara Pribadi, Tapi tidak mau meminta maaf secara Kelembagaan terkait Profesi Wartawan. Dari sinilah, Maka rekan – rekan Wartawan langsung melakukan tindakan Aksi Demo didepan Kantor Dinas Pendidikan Sidoarjo guna ada penyelesaian dari Dinas terkait.

Adapun yang menjadi Tuntutan rekan – rekan Wartawan adalah :

1. Sanksi Tegas dari Dinas terkait Pelecehan yang dilontarkan oleh Kepala TU SMP Negeri 1 Candi yaitu Bumbungan Tamba.

2. Reformasi Pelayanan Publik yang selama ini dianggap masih belum bisa maksimal khususnya Dinas Pendidikan Sidoarjo.

3. Permintaan maaf dari Dinas terkait atau pribadi kepada seluruh Wartawan yang ada dengan mengeluarkan statement tertulis.

4. Bila dianggap perlu, Maka akan ada Pelaporan ke pihak Kepolisian terkait Pelecehan Wartawan serta Pelanggaran Undang – Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Aksi Demonstrasi kawan – kawan Wartawan dari Solidaritas Jurnalis Jawa Timur mulai dari awal hingga selesai berjalan lancar, sampai kembali ketitik kumpul untuk lakukan evaluasi.(Bnd)

Facebook Comments