warga lidah kulon resah,…….karena tanah tkd di kuasai oleh PT.

0
338

Surabaya, Sudah hampir empat bulan sejak mengetahui tanah TKD desa Lidah kulon Kelurahan Lidah Kulon Kecamatan Lakrsantri Kota Surabaya dalam dugaan di kuasai oleh pihak PT. GREEN LAKE , warga Lidah Kulon merasa kehialangan aset desa, oleh kerena itu beberapa tokoh masyarakat berkumpul untuk membahas tanah TKD (Tanah Kas Desa)tersebut.

Dalam bahasan tanah aset desa, tokoh masyarakat melaporkan kepada perangkat yang ada, agar aspirasi yang di sampaikan dapat respon baik, akan tetapi harapan itu tidak tercapai karena dari perangkat desa (RT, RW) hanya menjajikan dan tidak pernah ada tindakan.

Demi kepentingan bersama tokoh masyarakat tidak berhenti disitu, sebagai tokoh masyarakat melanjutkan melapor ke yang lebih berwenang yaitu Lurah, hasilnya sama tidak memuaskan tokoh masyarakat.

Sangat disayangkan sebagai perangkat desa yang harusnya menerima apa saja keluhan, dan juga pendapat warganya, oleh karena itu sebagai warga yang baik para sesepuh atau pun tokoh masyarakat timbul sedikit berburuk sangka terhadap mereka(perangkat desa) menduga bawah RT/RW dan LURAH ada main mata dengan PT tersebut.

Menurut ketua RT 05 RW 02 Roni mengatakan, saya menginginkan semua lembaga yang ada bisa kerja sama untuk memperjuangakan aset desa ini, karena aset desa atau tanah TKD merupakan kekayaan desa dan di peruntukan kepentingan desa tersebut, katanya. Senin (18/09/17).

Dan saya tidak ingin ada gesekan atara lembaga yang ada dengan toko masyarakat dan juga sebagai lembaga harusnya bisa menerima masukan dan aspirasi warganya, oleh karena itu sebagai lembaga yang di bentuk dan di pilih warga harus lebih tanggap apa yang menjadi keluhan warganya, jangan menunggu warga bergejolak baru bertindak, sambungnya.

Harapan saya seluruh lembaga dan juga tokoh masyarakat ayo bersatu paduh, berkumpul, bermusyawara untuk memecakan masalah ini, harapannya.

Saat di klarifikasi oleh salah satu tokoh masyarakat via sosmed ketua RW 02 Budiono mengatakan, Kalau prasangka warga atas lembaga insya alloh warga masih percaya ….. Dan kalau Selama warga bisa membuktikan apa yg di sangka kan itu hak nya warga untuk melaporkan ke pihak yg berwajib. …   Kami juga butuh belajar dari sampaiyan dan teman2 mas ifin …. Karena kami ini sama sekali tdk punya pengalaman kalau di bandingkan mas ifin dan teman teman, katanya.

Di sisi lain Wiyoko juga sebagai orang yang di tokohkan masyarakat atau warga lidah kulon mengatakan, kami hanya butuh kejelasan dari seluruh lembaga atau pun perangkat desa terkait sawah tuo (Tanah kas desa) karena selama ini tidak ada yang menyentuh keberadaan sawah tuo tersebut, dan sekarang di duga sawah tuo ini di kuasai oleh orang lain, karena itu kami tidak bisa menerima apabila tanah TKD ini di kuasai PT.GREEN LAKE, katanya.

Sampai berita ini di turunkan Lurah Lidah Kulon belum bisa diklarifikasi karena terbentur oleh tugas yang tidak bisa di tundah.(Bnd)

 

 

 

Facebook Comments