Uang Tiga Ratus Juta, Dan Pic Up Dilalap Sijago Merah

0
113

GRESIK, BrataPos.com – Lagi-lagi si jago merah mengamuk, kali ini di gudang penyimpanan botol minyak wangi dan alkohol copa gabama yang berlokasi di jalan ikan baronang no 4 perum bakti pertiwi (bp) kulon kecamatan kota gresik, Selasa (19/917) sekitar jam 22.30 Wib.

Informasi di lokasi, awalnya warga sekitar mendengar suara ledakan. Kemudian berselang beberapa menit setelah mendengar ledakan warga ternyata melihat kepulan asap disertai kobaran api terlihat dari salah satu rumah yang digunakan untuk penyimpanan gudang minyak wangi.

“Awalnya mendengar suara ledakan. Setelah dilihat bersama warga ternyata api muncul dari rumah Pak Udin,” kata Mustofa, warga yang sedang di warung kopi sekitar kejadian, Selasa (19/9/17).

Warga pun berbondong-bondong mendatangi gudang yang sedang dilalap si jago merah mencoba memadamkan api, namun perjuangan warga sia-sia lantaran api sudah menguasasi gudang. Setelah itu warga melaporkan ke kantor polsek Kota.IMG-20170920-WA0012

Berselang beberapa menit Kapolsek Kota AKP Suratmi bersama anggotanya tiba di lokasi dan mensterilkan lokasi, kemudian kapolsek menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk menghentikan aksi si jago merah.

Tidak tanggung-tanggung 4 mobil PMK dan 2 mobil tangki air dari Pemkab melakukan pemadaman si jago merah yang sudah melalap gudang. Alhasil petugas PMK Kabupaten Gresik selama 2 jam berhasil menguasai sijago merah.

Kapolsek Kota AKP Suratmi mengatakan, akibat terjadinya kebakaran itu dikarenakan konsleting listrik. Dan diketahui pemilik gudang Suharto yang beralamat Surabaya. Namun gudang tersebut di sewa oleh Aksanudin (46) yang beralamat jalan ikan Belanak No 11 Perum Bp Kulon No 11 Gresik, katanya saat diwawancara oleh awak media di lokasi.

Akibat kejadian itu alhamdulilah tidak memakan korban, karena gudang keadaan kosong tidak ditempati. Namun seisi gudang yang berisi botol, alkohol dan satu unit mobil cery pic up hangus terbakar. Diperkirahkan kerugian total Rp 300.000.000 juta (tiga ratus juta rupiah), jelasnya AKP Suratmi. (jml)

 

Facebook Comments