Wakili Jawa Timur, Bupati Gresik Presentasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

0
161
konferensi Nasional Promosi Kesehatan VII se Indonesia

Gresik. Kepada ribuan peserta pleno konferensi Nasional Promosi Kesehatan VII se Indonesia, Dr. Sambari Halim Radianto, Bupati Gresik Jawa Timur menyampaikan tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Kabupaten Gresik.

“Ada tiga hal yang kami lakukan untuk masyarakat Gresik. Kami mengajak masyarakat untuk membiasakan berolahraga minimal 30 menit setiap hari. Selalu mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran. Dan yang paling penting agar masyarakat selalu melakukan pemeriksaan kesehatan ke dokter minimal setiap enam bulan sekali”. tandas Sambari di Hotel Mercure Jakarta kemarin.

Saat itu acara dihadiri juga oleh pembicara lain yaitu dr. Anung Sugihartono, M.Kes, (Dirjen Kesehatan Masyarakat), Acep Somantri, SIP. MDA (Ka Biro Luar Negeri), Prof. Dr. Ridwan Thaha (Univ Hasanuddin), Drs. Hidayat, M.Si (Walikota Palu-Sulawesi Tenggara), dr. Hasto (Bupati Kulonprogo-DIY).

Bupati Gresik saat memberikan Presentasi onferensi Nasional Promosi Kesehatan VII se Indonesia
Bupati Gresik saat memberikan Presentasi onferensi Nasional Promosi Kesehatan VII se Indonesia

Menurut Bupati, Germas ini harus didukung oleh semua OPD dan masyarakat. Dia mencontohkan,  Untuk memotivasi masyarakat agar mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran. Pemkab Gresik mengkoordinasikan kegiatan ini antara Dinkes dengan Dinas Pertanian dan Tim penggerak PKK Kabupaten Gresik serta masyarakat. Disini ada semacam gerakan pemanfaatan pekarangan dengan menanam buah dan sayuran.

“Kegiatan ini sudah memasyarakat sampai ke desa serta RT/RW di Kabupaten Gresik. Bahkan Desa Sambogunung Dukun meraih juara Nasional PHBS yang salah satu indicator penilaiannya adalah konsumsi sayur dan buah dari kebun sendiri” papar Sambari.

Aplikasi Germas pada Kegiatan Olahraga massal, Bupati menjelaskan bahwa banyak kegiatan olahraga massal yang di lakukan pada setiap event, misalnya jalan sehat, bersepeda sehat yang diikuti oleh puluhan ribu masyarakat. “Kami juga mejajibkan olahraga setiap Jumat pagi pada seluruh OPD. Bahkan kegiatan ini diikuti sampai pada PKK desa dan RT/RW.

Menggiatkan car free day,” Kami bersama Wakil Bupati berusaha hadir untuk berolahraga pada setiap kegiatan car free day. Kegiatan kami laksanakan setiap Minggu pagi yang kami tempatkan di jantung kota Gresik. Kedepan setelah Alun-alun kota selesai di revitalisasi, maka kegiatan ini akan kami pindah ke alun-alun kota.” ungkap Sambari yang disampaikan oleh Kepala Bagian Humas Suyono di kantornya, Kamis (14/9).

Untuk memotivasi masyarakat agar melakukan pemeriksaan kesehatan ke dokter minimal setiap enam bulan sekali. Selama 7 tahun terkahir Pemerintah Kabupaten Gresik telah banyak membangun dan meningkatkan kualitas sarana kesehatan mulai dari pembangunan Rumah Sakit di Tingkat Kabupaten dan juga membangun RS di Daerah Kepulauan. Beberapa Puskesmas ditingkatkan kualitas sarana dan prasarananya.

“Saat ini tidak ada sarana kesehatan di Gresik yang tidak dipenuhi oleh masyarakat. Mulai dari rumah sakit umum, puskesmas serta sarana kesehatan swasta yang lain pasti selalu ada antrian. Jadi data kesehatan masyarakat terdeteksi sejak dini. Tingginya angka kasus kesehatan di Gresik karena masyarakat sudah semakin sadar tentang pentingnya hidup sehat dan selalu memeriksakan diri ke dokter” katanya.

Kepala Bagian Humas dan protokol setda Gresik Suyono yang ikut mendampingi Bupati Gresik mengatakan, Bupati Sambari banyak mendapat aplaus dari peserta. Mereka merasa begitu pentingnya pekerjaan yang dilakoni sebagai praktisi kesehatan yang dianggap sangat penting oleh Bupati Sambari.

“Selepas acara itu, banyak peserta yang semuanya para praktisi kesehatan mengajak Bupati Sambari untuk foto bersama (selfi). Sekitar 30 menit lebih, Bupati Sambari melayani mereka untuk berfoto berselfie ria” tandas Suyono. (sdm)

Facebook Comments