Perseteruan Karyawan PT Semen Indonesia Terus Berlanjut

0
1254

Gresik, Kasus perseteruan antara Sariono., SH (55) karyawan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk,  warga Perumahan Bukit Randuagung Jalan KH M. Toyib Merta Kusuma Blok M-10, Desa Randuagung Kebomas Gresik (tergugat) melawan perusahaan PT Semen Indonesia (persero) Tbk (penggugat) terus bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Gresik. (18/9/17).

Sidang yang digelar di ruang cakra diketuai majelis hakim I Gede Ngurah Taruna W., SH.MH, hakim anggota I Jaka Mulyata., SH.MH, hakim anggota II Soebekti., SH, dan Panitera Pengganti (PP) A Khasonidin., SH.MH. sidang kali ini beragendakan pembacaan repliek atau jawaban dalam rekonvensi dari penggugat (perusahaan PT Semen Indonesia Persero Tbk).

Erdijanto Wahjoedi., SH penasehat hukum penggugat (PT Semen Indenesia) (persero) Tbk mengatakan, terkait permasalahan ini ikuti saja proses hukumnya nanti majelis hakim memutuskan seperti apa kan sudah jelas ada undang-undangnya nomor 2 tahun 2004 tentang Perselisihan Hubungan Indutrial (PHI) ketenagakerjaan

“kita sudah ikuti aturan hukum yang berlaku, ada mediasi ada nota peringatan (surat peringatan) yang dikeluarkan oleh kami, namun tidak diindahkan oleh tergugat, kalau haknya minta di PHK ya lakukan gugatan saja,” katanya.

Jawan eksepsi tergugat yang dibacakan dalam sidang pembacaan eksepsi minggu lalu (12/9/17) dinilai oleh penasehat hukum penggugat tidak mendasarkan pada hukum dan ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku. Berdasarkan undang-undang nomor 13 tahun 2003 pasal 161 tentang pesangon PHK menurut pasal 156 ayat (2) uu nomor 13 tahun 2003, pasal 156 ayat (3) uu nomor 13 tahun 2003 dengan jumlah Rp. 508.382.858, sambungnya.

Namun menurut Sariono., SH (tergugat) penerimaan hak pensiun sesuai data yang dimiliki dari PT Semen Indonesia (persero) Tbk dalam rinciannya dana pensiun semen gresik (dpsg) Rp. 5.010.988, DPLK BNI Rp. 305.356.395, DPLK Alianz Rp. 571.558.885, JHT BPJS Ketenagakerjaan Rp. 98.441.827, TKHT Bumi Putera Rp. 371.061.600, MPP Bumi Putera Rp. 38.961.225, dan BPKPP Bumi Putera Rp. 13.252.200 jumlah 1.403.643.120.

“Tapi jawaban dari penggugat tidak sesuai dengan surat penerimaan hak pensiun hanya mendapatkan lima ratus juta lebih, padahal surat penerimaan hak pensiunan satu miliard lebih dikemanakan uang pensiunan karyawan,” katanya.

Sariono yang sudah mengabdi selama 30 tahun ke perusahaan PT Semen Gresik dulunya yang sekarang berubah menjadi Semen Indonesia (persero) Tbk sebagai karyawan menjelaskan, kembalikan hak-hak kami seperti semula. Saya tegaskan perusahaan harus mengembalikan hak saya berupa pengembalian jabatan dari posisi semula yaitu Ka. Bagian  yang saat ini saya dihargai setingkat Ka Seksi. Memberikan hak pensiun setingkat Ka Bagian yang merupakan hak mutlak karyawan karena status saya karyawan BUMN.

“Saya berharap majelis hakim yang menangani perselisihan hubungan industrial agar memutuskan seadil-adilnya,” harapnya. (jml)

Facebook Comments