Sengketa Tanah Di Desa Prambangan Diwarnai Tangisan Bahagia

0
173

GRESIK, BrataPos.com – Isak tegang keluarga dari ahli waris Kaskan CS warga Prambangan Kebomas Gresik mewarnai sidang putusan sengketa tanah antara ahli waris Ayuni, dan Suliono (penjual) dengan Felix (pembeli) pengusaha asal Surabaya yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Gresik Selasa (12/9/17) di ruang Tirta.

Suasana terharu begitu terdengar saat ketua Majelis Hakim Bayu membacakan surat putusan bahwa tanah seluas 9200 m² masih haknya penggugat.

“Menghukum kepada tergugat bahwa tanah tersebut harus segera diselesaikan untuk melakukan pembayaran dengan jumlah 7 Miliyard lebih, dan juga harus membayar kerugian bunga Bank yang sudah di tetapkan oleh perbankan Indonesia selama kasus ini berjalan sebesar 400 Juta,” kata Bayu saat membacakan amar putusannya.IMG20170912160820

Mendengar putusan ketua majelis hakim tersebut, ahli waris beserta keluarganya meneteskan air mata bahkan ada juga sampai berpelukan.

Selesai sidang Agus., SH Penasehat Hukum Penggugat mengatakan, memang sepantasnya apa yang dibacakan surat putusan ketua majelis hakim sudah tepat. Bahwa tergugat (Felix) belum melakukan pembayaran atas sisa tanah tersebut.

“Majelis Hakim sudah tepat memutuskan seperti itu. Karena faktanya memang belum dibayar sisa tanah Kaskan cs sejumlah 7 Miliyard lebih,” katanya.

Lanjut Agus, maka bila tidak dibayar oleh Felix tanah seluas 9200 m² yang sudah diputuskan oleh Majelis Hakim maka secara wanprestasi jual beli tersebut gagal,” sambung Agus.

Suliono ahli waris dari Kaskan CS mengatakan dengan nada kencang,” benar kan tidak ada yang namanya kelebihan sampai 50% dari luas yang diperjual belikan, jadi apa yang saya palsukan….? Surat keterangan riwayat tanah itu asli isinya terbukti kan sekarang di Pengadilan,” katanya dengan penuh semangat suara lantangnya. (jml)

 

Facebook Comments