Sales Mobil Dibui 5 Tahun 3 Bulan

0
124

SURABAYA – Yosef Victor Thenilius bin Then Martinus, terdakwa kepemilikan 4 poket narkotika jenis sabu yang ngekos di jalan Tenggilis Mejoyo Selatan Gang VII No 5. Dijatuhi hukuman lima tahun tiga bulan oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (21/08/2017).

Ketua majelis hakim diketuai Dede Fardiman SH MH dalam amar putusannya menyatakan bahwa Yosef terbukti bersalah tanpa hak memiliki dan menyimpan narkotika bukan tanaman, sehingga pria yang bekerja sebagai sales Mobil tersebut divonis selama lima tahun penjara dan denda Rp800 juta subsider tiga bulan kurungan.

“Perbuatan terdakwa bertentangan dengan pasal 112 ayat (1) Undang-Undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dalam dakwaan ke tunggal,” kata hakim Dede.

Dalam amar putusannya majelis hakim sependapat dengan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Tanjung Perak Siska Cristin SH bahwa perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah dibidang pemberatasan narkoba.

Namun putusan majelis hakim, jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara tujuh setengah tahun penjara dan denda Rp 800 juta atau subsider 6 bulan kurungan.

“Hal-hal yang meringankan adalah, terdakwa menyesali perbuatannya dan bersikap sopan selama menjalani persidangan,” sambung ketua majelis hakim.

Terdakwa Yosef Victor Thenilius bin Then Martinus yang berprofesi sebagai sales penjualan mobil, ditangkap unit reskrim polrestabes Surabaya dirumah kostnya jalan Tenggilis Mejoyo Selatan Gang VII No 5. Dia ditangkap pada hari Selasa tanggal 07 februari 2017 sekira pukul 12.00 wib, akibat menyimpan narkotika golongan I bukan tanaman dalam bungkus permen mint.

Saat Yosef ditangkap, diketahui bahwa narkotika golongan I bukan tanaman itu sudah terbagi dalam bentuk 4 poket yakni, poket pertama berisi sisa sabu berat 0,29 gram beserta pembungkusnya, poket kedua plastik klip berisi sisa sabu berat 0,31 gram beserta pembungkusnya, poket ke tiga berisi sisa sabu berat 0,33 gram beserta pembungkusnya, dan 1 pipet kaca yang masih ada sisa sabu berat 2,42 gram yang disimpan dalam tumpukan baju dalam lemari pakaian terdakwa.

Atas perbuatan terdakwa tersebut, jaksa Siska Kristin menganggap bersalah melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 112 ayat (1) UU No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.(*Red)

Facebook Comments