Enam Ratus Ambeng Banjiri Acara Sedekah Bumi

0
74

GRESIK, BrataPos.com – Gotong Royong, Guyup, kerukunan, dan Kebersamaan, itu semua merupakan tujuan utama bagi seluruh lapisan warga masyarakat seluruh Indonesia.

Seperti yang di lakukan warga Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Sabtu, (12/8/17), mengadakan Sedekah Bumi, dan kumpul bersama menjadi satu saling bercanda.

Dengan mengadakan Sedekah Bumi setiap tahun warga Kedanyang, selain untuk membangkitkan semangat kebersamaan, menimbulkan ke Gotong Royongan juga melestarikan tradisi adat peninggalan nenek moyang kita.

Kegiatan Sedekah Bumi Tahun ini berbeda dengan Tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini dihadiri langsung oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, dan wakilnya Moch Qosim, Camat Kebomas Sutrisno, Anggota DRD Gresik, Kapolsek Kebomas, Danramil Kebomas, Kepala Desa Kedanyang Al Muah, seluruh ketua RW, ketua RT, Karang Taruna, tokoh masyarakat, dan seluruh masyarakat Kedanyang.

Sebelum acara dimulai, Ambeng (makanan hasil tani) kurang lebih sebanyak 600 (enam ratus) yang sudah dibentuk sekian rupa yang dibawa dari rumahnya masing-masing dibacakan atau di panggil oleh panitia, yanIMG20170812083815g dibarengi tepuk tangan oleh masyarakat.

Kepala Desa Kedanyang Al Muah mengatakan, dengan dilaksanakan setiap tahun sedekah bumi ini supaya masyarakat semakin lama semakin sadar bahwa tujuan dari sedekah bumi hasil dari bumi kita. Sedekah bumi itu kan untuk melestarikan peninggalan nenek moyang kita yang sudah 40 tahun melaksanakan yang ada di Desa Kedanyang.

“Peninggalan nenek moyang kita ini jangan sampai punah terus kita lestarikan dan kita terus lastarikan dan kita terus wariskan kepada anak cucu kita. Tujuan untuk sedekah bumi ini agar menciptakan kebersamaan, menciptakan kerukunan, serta menciptakan kesatuan agar Desa Kedanyang kedepan lebih baik.” katanya.

Lanjut Al Muah, Ambeng raksasa itu bagian dari hasil bumi kita atau hasil tanah kita, bahwa tanah kita memeng subur, ada ikan, ada segala macam buah-buahan, sayuran, dan padi.

“Untuk tahun ini Ambeng (hasil bumi atau tani) kita tambah meningkat, tahun ini sebanyak 600. Ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias, karena ini budaya peninggalan nenek moyang kita, jadi kita harus lestarikan.” tutup Al Muah Kepala Desa Kedanyang.

Untuk menghibur masyarakat kedanyang dalam sedekah bumi ini dihibur oleh group Wahyu Laras Wayang Kulit Kidalang Supriadi dari Mojokerto. Setelah Bupati dan Wabup selesai sambutan dan selesai berdo’a, diujung acara. Ambeng raksasa diserbu oleh masyarakat untuk ngambil buah-buahan. (jml)

Facebook Comments