Sengketa Tanah Di Desa Prambangan Antara Penggugat Dan Tergugat Semakin Memanas

0
118

GRESIK, BrataPos.com – Dalam perkara nomor 57/pdt.G/2016/Gsk, antara Ayuni dkk sebagai penggugat (ahli waris) dari almarhum Ekar.B.Sri, sebagaimana surat keterangan waris tanggal 6 November 2015 yang dikeluarkan oleh Kepala Desa Prambangan, Kebomas, Gresik, dengan Felix Soesanto sebagai tergugat. Perkara yang hanya menunggu sidang putusan dari PN Gresik semakin memanas, antara Ayuni dan Felix.

Pasalnya menurut data yang ada tanah yang menjadi bagian Kaskan telah dibeli oleh tergugat (felix) seluas 20.830 m² sebagaimana tercatat dalam IJB Nomor 21 Notaris Agil Suwartono tanggal (27/11/2012).

Sesuai dengan kesepakatan antara penggugat dan tergugat sebagaimana dalam pasal 3, isi dalam IJB tersebut harga tanah RP. 350.000,-/m², =7.290.500.000 (tujuh milliar dua ratus sembilan puluh juta lima ratus ribu rupiah dengan luas tanah 20.830 m² dengan cara diangsur oleh tergugat (felix) melalui BRI.

“Menurut keterangan saksi Budi petugas BPN, bahwa Kaskan telah mengajukan permohonan peta bidang, setelah dilakukan pengukuran oleh BPN tanah tersebut ditemukan luas 29.037 m². Sisa tanah milik Kaskan seluas 8.207 m² belum dibeli dan belum dibayar oleh Felix.” kata Agus Setiono kuasa hukum penggugat. kemarin, (9/8/17).IMG20170719145528

BPN sudah memastikan luas tanah Kaskan Cs 29.037 m². Anehnya dalam tambahan catatan dan coretan dalam AJB dengan luas tanah 29.037 m² oleh tergugat diajukan permohonan sertipikat hak milik Nomor 982/Desa Prambangan, Kebomas, Gresik terbit tanggal 26 Agustus 2013, dan surat ukur tanah tanggal 26 Juli 2013 Nomor 255/08.02/2013, luas 29.037 m² atas nama Felix Soesanto.

“Padahal sisa tanah seluas 8.207 m² tidak pernah dilakukan pembayaran oleh Filex. Anehnya tergugat bersikeras dan berdalih bahwa sisa tanah merupakan kelebihan tanah yang menjadi hak tergugat, itu kan sangat konyol dan tidak masuk akal.” beber Agus.

Obyek yang dijadikan jual beli adalah Girik/Letter C, atau tanah yang belum terdaftar. Maka sesuai pendapat ahli Notaris yakni Ajie., SH. MHum mengatakan, yang menjadi dasar bijakan atau syarat obyek jual beli sebagaimana disebut pasal 1 adalah letter C Desa dan riwayat tanah Prambangan (22/11/12) (bukti P-4, T-4, dan T-5).

“Kan sudah jelas sudah tertulis luas tanah milik Kaskan Cs dalam 1 petok terdiri dari 2 bidang. Yaitu, Letter C No.557 persil 42 a kelas dt II dengan luas 21.030 m², dan 9.800 m² atas nama Kaskan, Cs.” jelas Ajie ahli Notaris, (9/8/17). (jml)

 

Facebook Comments