Desa Dermo di Kunjungi Bupati Gresik

0
36

GRESIK, Bratapos.com – Setelah mensukseskan Pencanangan kampung Keluarga Berencana (KB) di dua Desa, yakni Desa Ngimboh, Kecamatan Ujung Pangkah, dan Desa Delegan, Kecamatan Panceng di Tahun 2016. Kali ini bergeser ke Gresik Selatan, tepatnya di Desa Dermo, Kecamatan Benjeng yang menjadi tujuan untuk menjadi pencanangan kampung KB tingkat Desa. Rabu, (9/8/17).

Acara pencanangan kampung menuju KB kali ini berbeda dengan sebelumnya, yang dilaksanakan di Desa Ngimboh dan Desa Delegan. Karena selain pencanangan menuju KB yang dilaksanakan di Desa Dermo Benjeng ini juga memperingati hari keluarga nasional ke XXIV.

Selain dihadiri kepala badan KB, PP, dan Perlindungan Anak, yaitu. dr. Adi Yuminto, juga hadir orang nomor satu di Kabupaten Gresik, Sambari Halim Radianto, dan tak luput pula juga hadir ketua TP PKK Kabupaten Gresik Maria Ulfa Sambari, serta sebagian SKPD Kabupaten Gresik juga ikut memeriahkan acara pencanangan menuju kampung KB, dan seluruh kader KB.

Sebelum acara inti dimulai, para pejabat pemerintah disuguhkan tarian khas asli kota pudak dari kepulauan Bawean. Tarian yang sangat sederhana yang terdiri dari 5 orang ibu-ibu bisa menghipnotis seluruh pejabat yang hadir di acara tersebut. Selain itu juga memberikan bantuan berupa uang kepada anak yatim dan janda.IMG20170809110600

Kepala badan KB, PP, dan perlindungan anak, dr. Adi Yuminto, melalui kabid keluarga berencana dan pengendalian penduduk pada Dinas KB, PP dan perlindungan anak, Drs. Ahmad Nasikh, M.M mengatakan, kampung KB itu ada beberapa program yang belum berhasil. Kenapa kok dinamakan kampung KB, karena lading sektornya itu Keluarga Berencana. Mana saja yang terlibat dalam program kampung KB itu. Seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan PMD (pemberdayaan masyarakat desa) itu bisa masuk kampung KB.

“Memang di Kabupaten Gresik ini yang ikut KB suntik dan pil hampir seratus persen. Namun kepesertaan KB MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) itu yang masih kurang, padahal untuk kualitasnya KB MKJP lebih bagus, namun masyarakat masih dominan KB suntik dan pil. Padal suntik dan pil itu kurang efektif.” terangnya.

Lanjut Nasikh, dengan adanya kampung KB dari pemerintah ini harus benar-benar dimanfaatkan, biar masyarakat yang belum ikut KB segera ikut KB. Namun masyarakat harus benar-benar KB yang berkwalitas seperti KB MKJP.IMG20170809103001

“Kita memang terus banyak-banyak mensosialisasikan kepada masyarakat, agar yang menjadi program KB bisa berjalan dan diikuti masyarakat dengan baik. Karena masyarakat sebagian belum memahami KB MKJP itu.” sambungnya.

Mutain Kades Dermo dirinya merasa bangga dengan diselenggarakan kampung KB ini di laksanakan di Desanya. Karena dengan diselenggarakan pencanangan menuju kampung KB masyarakat bisa ikut KB.

“Ini acara luar biasa dan sangat meriah, apa lagi dihadiri langsung pak bupati.” senangnya mbah Tain sapaan akrabya.

Setelah selesai sambutan satu persatu, acara pencanangan ini ditandai dengan pemukulan gong, yang dilakukan ketua TP PKK Kabupaten Gresik, Maria Ulfa Sambari. Dengan bunyinya gong tandanya pencanangan menuju kampung KB telah diresmikan dan dibuka. (jml)

 

Facebook Comments