Kecewa Pelayanan Kepolisian Tidak Maksimal

0
94

SURABAYA, BrataPos.com – Kasus pengeroyokan terhadap Moch Syaiful Arif (16) dan Taufik (18)  yang di lakukan oleh beberapa ABĢ di jalan Kenjeran surabaya yang mengakibatan Moch Syaiful Arif meninggal dunia, pada senin 6/02/17 yang lalu belum ada kepastian hukum.

Moch Syaiful Arif bertempat tinggal di DK Gadelsari RT04 RW 03 kelurahan Lontar Kecamatan Sambikerep Kota Surabaya yang tiap harinya membantu orang tuanya berjualan, tidak tau kenapa hari itu dia (Arif) berpamitan untuk keluar rumah, menurut Safina(orang tua korban)tidak biasanya seperti itu.

Yang saya sesalkan bukan kematian anak saya tapi pelayanan kepolisian yang kurang maksimal dalam menangani kasus ini, katanya saat di temui awak media.IMG-20170727-WA0039

Saya merasa sangat kecewa dengan kinerja pihak kepolisian dimana sampai sekarang pelaku penusukan anak saya belum ketangkap, sambungnya pada 27/07/17.

Masih Safina setelah kasus meninggal Anak saya, Ayahnya melaporkan kejadian yang di alami anaknya di Mapolsek Tambak Sari STTLP/73/B/II/2017/JATIM/RESTABES SBY/SEK.TBSR, dari Polsek Tambaksari tidak bisa mengatasi hingga kasusnya di Limpahkan di Mapolrestabes Surabaya.

Saat di konfirmasi via Whatsaap Kapolres surabaya Moch Iqbal mengatakan saya akan cek dan tindak lanjuti info nya dan I balon ketangkap, katanya.

Tapi anehnya Pihak keluarga korban ingin mengetahui Wajah tersangka oleh petugas tidak di perbolehkan dengan alasan masih dalam Penyelidikan.(tim)

 

Facebook Comments