Hanya Butuh Dua Jam, Polsek Driyorejo Cakup 43 Pelanggaran

0
73

GRESIK, BrataPos.com – Setelah operasi Ramadniyah Semeru 2017 selesai dilakukan Polres Gresik, dan berhasil menekan angka kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) selama arus mudik dan arus balik lebaran 1438 H sampai 50 % dibanding tahun lalu.

Kali ini giliran Polsek Driyorejo yang menggelar operasi┬áSistem Potensial Point Target (SPPT).┬áDalam operasi tipe “B” ini sesuai arahan Kasat Lantas Polres Gresik AKP Anggi S. Rabu, (26/7/17) yang dimulai jam 09.00. Wib s/d 11.00. Wib.

Kanit Lantas Polsek Driyorejo Iptu Pariana, operasi SPPT ini terus digelar di wilayah hukum Polres Gresik, guna menekan angka kecelakaan seminim mungkin, diprogramkan terus menerus hingga setiap hari kedepan berkurang 50%.

“Dari hasil Operasi gabungan tipe “B” yang digelar di wilayah hukum Polsek Driyorejo masih banyak pelanggaran yang didapat di lapangan. Operasi Gabungan tipe”B” dengan kekuatan 11 personil anggota Polsek Driyorejo dibawah Komando Kanit Lantas Iptu Pariana, dari Dishub berkekuatan 44 personil dibawah pimpinan Eko, dari Dishub Prov Jatim, 2 personil kekuatan sub Denpom Gresik,” katanya.

Lanjut Parina, operasi Gabungan ini sebelum dimulai diberikan breafing dan doa bersama, yang di pimpin Waka Polsek Driyorejo AKP Tulus. Kemudian dilanjut giat Operasi dengan hasil masih banyak pelanggaran baik kendaraan roda dua, maupun kendaraan angkutan umum.

“Dari Polri berhasil menindak 43 kasus pelanggaran tilang baik pengendara roda dua kebanyakan tidak memakai helm, maupun pengendara tidak bisa menujukkan SIM dan lain lain. 5 sepeda motor diduga (ranmor) karena tidak bisa menunjukkan STNK, untuk yang tidak bisa menunjukan STNK, kita tahan itu sebagai barang bukti. Sedangkan dari Dishub berhasil menindak 21 kasus KIR kendaraan mati maupun pajak mati,” sambugnya. (jml)

 

Facebook Comments