Razia Di Bulan Ramadhan, Cakup 14 PSK Dan 4 Pria

0
186

BANYUWANGI – Himbauan Polres Banyuwangi terkait bulan suci ramadhan untuk menutup semua tempat hiburan mulai dari tempat karaoke dan juga tempat prostitusi atau lokalisasi ditindaklanjuti dilapangan.

Terbukti 5 hari masuk bulan Ramadhan tepatnya, Selasa (30/5), tempat prostitusi dikawasan pelabuhan LCM ketapang masih aman-aman saja beraktivitas di razia aparat dari Polres Banyuwangi.

Dari tempat razia aparat dari satuan sabhara Polres Banyuwangi mengamankan 14 pekerja seks komersial (PSK) dan 4 pria sedang pesta miras.

Sementara PSK yang terjaring menurut kepolisian adalah wanita PSK yang menunggu tamu maupun mereka yang menemani pesta minuman keras (miras).

Razia kali ini dikendalikan langsung Kasat Sabhara Polres Banyuwangi AKP Basori Alwi, Sekitar pukul 01.00 WIB petugas langsung menyisir sejumlah warung yang berderet di dekat pelabuhan LCM.

Kedatangan polisi sempat membuat sejumlah wanita PSK berusaha kabur berhamburan, Ada juga yang buru-buru menutup pintu warung.

Namun polisi tetap merazia seluruh warung dan lakukan pengecekan identitas masing-masing PSK.

“Kita mendapati 14 wanita yang diduga PSK, mereka sedang menunggu tamu di beberapa warung dan wisma. Kita juga mendapati  4 laki-laki yang sedang asyik minum (miras) ditemani beberapa wanita,” Ungkap AKP Basori Alwi.

Seluruh PSK yang digaruk langsung dinaikkan ke atas truk petugas yang selanjutnya dibawa ke Polres Banyuwangi guna pemeriksaan.

Menurut Basori, para PSK ini terpaksa digaruk lantaran membandel dan tak menghiraukan himbauan sebelum puasa.

“Karena sebelumnya Polres sudah memberikan seruan agar tak melakukan aksi maksiat selama bulan ramadhan baik siang dan juga malam hari, Namun mereka tetap membandel,” terang Basori Alwi.

Para wanita PSK yang diamankan petugas berasal dari beberapa daerah kab.batang Jawa Tengah. Ada juga yang berasal dari daerah-daerah di jawa timur, seperti kediri dan juga Banyuwangi.

“Mereka ada yang kedapatan  tak memiliki identitas KTP Akhirnya kita ciduk dan bawa ke polres,” jelas Basori.

Sampainya di Polres, mereka yang diamankan langsung menjalani pemeriksaan Lalu, pagi harinya diserahkan ke Pengadilan Negeri Banyuwangi untuk menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring).

“Kita akan tindak untuk ikut sidang tipiring, jadi biar tidak mengulangi perbuatannya lagi selama puasa, tempat hiburan malam kita instruksikan tutup total,” tegasnya.

Basori menambahkan, razia tempat hiburan malam akan terus digelar selama bulan ramadhan hingga menjelang hari raya idul fitri.

“Ini untuk memberikan rasa nyaman umat muslim yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan,” Tukasnya.

Facebook Comments