Pabrik Lampu Terbakar Hebat di Surabaya

0
135

SURABAYA, BrataPos.Com – Semalam, terjadi kebakaran hebat di Kenjeran Surabaya. Tepatnya, Jalan Kenjeran Nomor 526 Surabaya. Pabrik perakitan sekaligus gudang lampu penerangan jalan umum (PJU) berbasis tenaga surya itu dilalap si jago merah. Saking besarnya kebakaran ini, 16 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan. Sedang kebakaran ini pertama kali diketahui security pabrik dan gudang tersebut sekitar pukul 19.30 WIB, Selasa (16/7/2017).

Diketahui, pabrik dan gudang ini milik Sandi Hartono dengan nama PT. Santinilestari Energi Indonesia. Sugeng (47), security pabrik menceritakan, sebelum terjadi kebakaran, dirinya sempat mendengar suara ledakan dari dalam gudang. “Ada beberapa kali ledakan, kemudian saat saya lihat sudah ada kepulan asap dan percikan api. Saya langsung keluar cari bantuan,” ujar Sugeng di lokasi kejadian.

Sekitar 20 menit kemudian, petugas pemadam kebakaran kota Surabaya baru tiba di lokasi kejadian. Sedang titik api diketahui berada di pojok belakang sebelah timur gudang. Petugas langsung melakukan penyekatan titik api agar tidak menjalar ke rumah warga. Pasalnya, lokasi kebakaran berhimpitan dengan perkampungan padat penduduk. Hasilnya, api baru dapat dijinakkan sekitar pukul 21.15 WIB dan dilanjutkan dengan pembasahan.

Pantauan di lokasi kejadian. gudang tersebut memiliki luas sekitar 25×40 meter persegi. Kondisi gudang penuh dengan material pembuatan lampu PJU tenaga surya. Beruntung saat kejadian tidak ada karyawan yang beraktifitas, sebab sekitar 100 karyawan PT. Santinilestari Energi Indonesia itu sudah pulang sejak pukul 17.00 WIB dan gudang dalam keadaan kosong.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Chandra Oeratmangun mengatakan, pihaknya berupaya optimal untuk melakukan pemadaman api. Terlebih, fokus utama regu pemadam adalah melakukan penyekatan terhadap titik api di sekitar lokasi agar tak merembet ke rumah warga.

“Kami lakukan upaya optimal, 16 mobil PMk kami turunkan ditambah 1 mobil sky lift serta bantuan 6 unit dari Dinas Kebersihan. Kami jangkau titik-titik api yang berdekatan dengan rumah warga agar tak merembet. Kendala kami angin cukup kencang dan banyak material mudah terbakar dari dalam gudang tersebut,” papar Chandra di lokasi.

Sementara itu, dilokasi tidak ditemukan korban jiwa. Hanya tiga orang mengalami luka ringan, di antaranya Alexander (25) anak pemilik pabrik yang pingsan karena shock, serta dua petugas pemadam kebakaran bernama Cahyo yang mengalami luka perih pada mata akibat semprotan air, dan Farid yang terkena serpihan material yang terbakar.

Belum ada yang mengetahui pasti penyebab terjadinya api, dan kerugian materil ditaksir mencapai miliaran rupiah. Meski api sudah dapat dijinakkan, hingga pukul 22.00 WIB, petugas pemadam kebakaran masih melakukan pembasahan di lokasi kebakaran. Asap masih terlihat mengepul dan menjadi tontonan warga sekitar hingga menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Kenjeran tersendat.(Tim)

Facebook Comments