Bank BTPN Wow Gandeng Kecamatan Gresik Menyulap Sampah Jadi Uang

0
352

GRESIK, BrataPos.Com – Sampah kerap menjadi masalah yang meresahkan lingkungan. Namun, itu tidak berlaku bagi Enam Desa yang ada di Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Sehingga upaya pelestarian dan menjaga kebersihan lingkungan terus digalakkan berbagai pihak di Kota Santri itu, sehingga menjadi kota Blue dan Clean terutama di Kecamatan Gresik.

Kemarin (18/4/17) giliran dari Bank BTPN Wow Gresik mengadakan Panggung Grebeg Sampah dengan tujuan untuk membantu Pemerintah terutama lingkungan bersih dari sampah dan meningkatkan ekonomi secara umumnya, karena sampah disulap menjadi uang.

Acara itu berlangsung di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) Jl Jaksa Agung Suprapto, Gresik.IMG_20170418_110802

Acara Panggung Wow itu yang diadakan Bank BTPN Wow Gresik dihadiri Camat Gresik, Kapolsek Kota, 6 Kepala Desa di Kecamatan Gresik, ibu-ibu PKK, karang taruna, serta ratusan masyarakat Kecamatan Gresik.

Ditemui wartawan usai acara, Nurul Puspita selaku Camat Gresik mengatakan, panggung grebek wow ini dengan harapan Kecamatan Gresik dalam membuang sampah-sampah sesuai dengan aturan, dalam arti sampah organik dan non organik nantinya dibedakan, karena nanti kita menyiapkan Bank sampah bekerja sama dengan Bank BPPN Wow.

“Untuk yang organik nantinya dikelola dengan menjualnya sehingga uang hasil dari penjualan sampah ditabungkan ke Bank BTPN, karena kita bekerja sama dengan BTPN. Sedangkan non organik dikelola sesuai dengan permintaan masyarakat, sehingga juga menghasilkan uang,” katanya.

Nurul menambahkan, jadi kita nanti akan memerintahkan ke seluruh Kepala Desa yang ada di Kecamatan Gresik, untuk membentuk kepengurusan pengelolaan sampah.

“karena Bank BTPN Wow ini mempunyai dua program, yang pertama Bank sampah, dan yang ke dua pos kamling, namun sementara ini hanya enam kelurahan yang bisa mengikuti program dari BTPN ini, nantinya semuanya berjalan dengan harapan yang lain nyusul,” sambungnya.

Perwakilan dari Bank BTPN Wow Gresik, Anam mengatakan, kita mencoba dan berusaha membantu hasil penjualan uang dari sampah, karena hasil penjualan uangnya ditabung ke BTPN, karena ini sebuah tabungan prodak-prodak BTPN.

“ini program tabungan masyarakat, namun ini lebih mudah karena tidak harus ke Bank. Dan program ini sudah berjalan selama tiga tahun, dan ini sangat luar biasa masyarakat antusias.

Acara yang penuh meriah itu ditutup dengan hiburan elektone yang menghadirkan artis asli kota Pudak yang sudah tidak asing lagi namanya yaitu Yuli. (jml)

Facebook Comments