Hadapi Pemilu dan Pilkada, Partai Hanura Susun Kekuatan

0
71

JOMBANG – Ketua DPC Partai HANURA Kabupaten Jombang, Kartijo, telah melakukan rapat internal dengan pengurus partai, baik DPC, PAC maupun pengurus ranting di tiap desa di Kabupaten Jombang. Hal ini yang dilakukan Kartijo sebagai Ketua Fraksi Partai Hanura, untuk menghadapi pemilu 2019 dan pilkada Jombang 2018. Nantinya partai Hanura harus terlihat solid, yang intinya agar masyarakat melihat partai HANURA sebagai partai besar.

Maka dari itu dalam menghadapi pemilu 2019 dan Pilkada 2018, KPUD Kabupaten Jombang akan melakukan verifikasi faktual, yang nantinya kalau sudah diverifikasi oleh KPUD Kabupaten Jombang, Partai HANURA sudah siap semua. Jadi diharapkan Ketua Fraksi Hanura di DPRD Kabupaten Jombang, bisa menang. Oleh karena itu intinya harus getol ke lapangan, dimana tiap DPAC sudah lengkap dan ditambah pengurus ranting dilaporkan.

Hal lain soal kekurangan pengurus di tingkat ranting, tidak hanya di kabupaten jombang akan tetapi di semua daerah mengalami hal yang sama. Dan sesuai dengan isntruksi dari DPP HANURA, yang dilaporkan melalui email sebagai laporaan.

“Sampai dimana DPC di tiap kabapaten kota, dan DPD menjalankan tugas untuk bergantung pada partai. Hal lain ditegaskn Kartijo bahw muota perempuan hanya 30 % sesuai harapan pengurus DPP Hanura. Bahwa partai HANURA harus masuk pada urutan ketiga,” ujar Kartijo, Senin (3/4/2017).

Dan ini juga diharapkan DPD Hanura Jatim bisa mencalonkan di Pilgub Jatim. Bagaimana partai hanura dipacu supaya besar dan peduli pada mayarakat. Walaupun jumlah kursi partai hanura di kabupaten jombanganya berjumlah 2 kursi, tapi diharapkan bisa menambah kursi 6 – 8 kursi di DPRD Kabupaten Jombang., dan bisa jadi pimpinan dewan.

Lebih lanjut, Kartijo menegaskan bahwa partai hanura di kabupaten Jombang memperkuat kader baik tingkat DPC maupun tingkat ranting. Akan tetapi selain memperkuat partai HANURA di DPC maupun di Srikandi Hanura, Pemuda Hanura, Laskar Hanura, yang akan dilantik nanti. Meskipun belum ada instruksi Patron di Kabupaten Jombang tapi ada rencana untuk membentuk instruksi patron di Kabupaten Jombang.

“Selama ini partai HANURA tidak merasa sulit dengan partai – partai besar, asal betul – betul bekerja dari pengurus Ranting, yang penting intinya berusaha. Oleh karena itu ada struktural partai dan peduli kepada masyarakat. Selebihnya dalam pembentukan kader harus ditata sepenuhnya agar tidak pura – pura berlindung di partai HANURA,” terang Kartijo.

Oleh karena itu tiap 4 bulan sekali diadakan silaturrahmi dengan mengumpulkan DPC. Sedagkan yang akan datang ini akan terbentuk pengurus ranting di wilayahnya. Hingga demikian program – program partai HANURA dapat diketahui oleh masyarakat dan penataan kader partai hanura secars continue. Mengingat banyak kader tiap partai politik, mengatasnamakan partainya akan tetapi dibalik itu malah memperjuangkan partai lain.

Lebih jauh, dikatakan Kartijo, setiap Kader harus menyertakan KTP dan dibuatkan KTA. Sedangkan dikatakan, Ketua Fraksi Hanura di Kabupaten Jombang dinyatakan partai hanura tidak seperti dulu. Melainkan harus benar – benar menjadi pengurus partai.

Maka dari itu pengurus partai harus dilaporkan ke pusat melalui Email yang disertai foto kopi KTA. Maka dari itu, DPD menginstruksikam agar setiap DPC dapat mengumpulkan 75.000 – 150.000 anggota di tiap kabupaten/kota. Sehingga dapat diprediksi dari jumlah dapil.

Hal lain ditambahkan Kartijo terhadap penguatan kader partai hanura, kendati demikian, Ketua DPC HANURA Kabuapten Jombang tidak atau tinggal diam terhadap kadernya dan memberi pengertian pada kader agar tidak melulu soal masah kesanggupan pengganti transport.

Facebook Comments