Kurang Lebih 24 Jam, Reskrim Polsek Driyorejo Kembali Gulung Budaknya Barang Haram

0
176

Gresik, Brata Pos

Setelah berhasil menangkap pengedar narkoba jenis shabu atas nama tersangka inisial SDR pada minggu dini hari kemarin. Tim Tumpas Narkoba bentukan Kapolsek Driyorejo Kompol Sukri S.Psi., M.Si. berhasil gulung tersangka pengguna barang haram (shabu). Tim Tumpas Narkoba yang di komandoi kanit Reskrim Sugeng memang benar-benar ampuh untuk memberantas Narkoba, ini patut di acungi 2 (dua) jempol.

Budak barang haram itu bernama inisial ISM (37) yang tinggal di Desa Tanjungan, RT 08, Rw 01, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Penangkapan di lakukan oleh Tim Tumpas Narkoba Polsek Driyorejo, pada saat melakukan pengintaian tersangka di  Dusun Ngambar, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik Minggu, (05/02/17) jam 20.00 wib, dengan barang bukti shabu seberat 0,24 gram.IMG-20170205-WA0066

Kapolsek Driyorejo, Kompol Sukri, melalui Kanit Reskrim Polsek Driyorejo, Iptu Nur Sugeng Ari Putra mengatakan, kita berhasil tangkap tersangka pengguna shabu, namun yang membedakan dengan tersangka sebelumnya yang kita sudah tangkap, hanya pada saat pengintaian untuk menangkap tersangka ini memerlukan waktu ber jam-jam, karena tersangka lumayan licin dan cukup lihai dalam menjalankan aksinya.” Namun Tim Tumpas Narkoba Polsek Driyorejo tidak mau kalah. Tim lebih jelih dari tersangka, sehingga tersangka tidak bisa mengelak pada saat di lakukan penangkapan,” jelas Sugeng, (06/02/17) yang memimpin langsung penangkapan.

Dari tangan tersangka Polisi berhasil mengamankan barang bukti, Shabu-shabu seberat 0,24 gram, 1 buah kimpor, 1 buah skrop yang terbuat dari sedotan, 1 buah bong yang terbuat dari botol larutan, 1 buah pipet kaca, dan 1 buah HP Merk HAMMER. Saat ini terangka mendekam di balik pahitnya jeruji besi Mapoolsek Driyorejo untuk di proses hukum lebih lanjut. Tersangka terbukti menguasai narkoba jenis shabu, dan tersangka di jerat Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No 35 tentang Narkotika dengan ancaman 4 (empat) tahun penjara atau paling lama 20 (dua puluh) tahun. (jml/mhd)

 

Facebook Comments