HIV. JAUHI VIRUSNYA, BUKAN ORANGNYA

0
277

 

Oleh: Riana Grey

Riau, 15 Desember 2016

 

Jauhi virusnya. Bukan orangnya!

Tanggal 1 Desember kemarin adalah peringatan hari AIDS sedunia. Berbagai cara dilakukan baik oleh Dinas Kesehatan di berbagai daerah, Komisi Penanggulangan AIDS, komunitas-komunitas peduli HIV dan AIDS, dan para relawan peduli HIV AIDS di seluruh Indonesia, untuk mencegah penularan virus yang konon katanya sangat berbahaya ini serta memberikan support terhadap ODHA (Orang dengan HIV AIDS) untuk kelangsungan hidup mereka.

Barangkali kita sama-sama sering mendengar kalimat itu. Tadinya saya tidak cukup paham apa maksudnya. Belakangan saya baru mengerti bahwa: yang perlu kita waspadai adalah virusnya. Bukan penderita dari infeksi virus tersebut. ODHA bukanlah serupa monster pembawa virus yang bisa menularkannya melalui apa saja. Makan bersama, berjabat tangan, memeluk dan berbicara dengan ODHA tidak akan membuat kita tertular virus HIV darinya.

Mungkin timbul pertanyaan dari sebagian besar masyarakat, apa yang dilakukan oleh ODHA di masa lalunya, sehingga ia harus menerima akibat infeksi virus HIV? Berbagai judgement pun akhirnya bermunculan di masyarakat. Hal ini tentu saja tidak sepenuhnya benar. Membaca buku berjudul “I am HIV AIDS, So What?”, saya seperti merasa tersadarkan bahwa: tidak semua ODHA adalah orang-orang yang bermasalah di masa lalunya. Sekalipun beberapa di antaranya adalah orang-orang yang pernah berbuat tidak benar pada masa lalu, mereka orang-orang yang juga membutuhkan dukungan dan motivasi untuk melanjutkan hidup dan menjalani hari-harinya dengan lebih positif.

Di kemas dalam bentuk cerita pendek dari berbagai narasumber, buku “I am HIV AIDS, So What?” menjadi bacaan yang ringan dan menyentuh. Karena setiap ceritanya langsung menyuguhkan segenap perasaan para ODHA dan kehidupannya. Melalui buku ini, Winda Yps selaku penulis ingin membawa pembaca untuk memahami mengenai virus HIV, penularannya lengkap dengan akibat dari infeksi virus HIV dan bagaimana penanganannya.

Dukungan dan kerjasama dari KPA Kabupaten Tangerang, membuat Winda Yps selaku penulis merasa bersyukur, bisa mengangkat cerita para ODHA dan merangkumnya dalam sebuah buku yang diharapkan bisa memberi gambaran pada khalayak umum mengenai virus HIV yang sangat berbahaya ini. Tidak ingin kehilangan momentum peringatan hari HIV AIDS sedunia, pada tanggal 17 Desember nanti, diadakan acara launching buku “I am HIV AIDS, So What?” yang rencananya akan digelar di  The Breeze BSD, Tangerang.

Facebook Comments